Lingkungan

Cuaca Ekstrim, Pemukiman Warga di Banda Aceh Banjir

Banjir di Kota Banda Aceh, 2 Desember 2017

ACEHTERKINI.COM | Hujan yang mengguyur sejak Selasa, 28 November kemarin menyebabkan sejumlah rumah dan ruas jalan utama di Kota Banda Aceh tergenang air. Kepala Pelaksana BPBD Kota Banda Aceh, Fadhil kepada acehterkini, Sabtu (02/12/2017) mengatakan, di beberapa titik ada lokasi yang banjir dan tergenang air.

“Ini karena cuaca ekstrim, hujan lebat mengguyur Banda Aceh dan sekitarnya,” kata Fadhil saat memantau lokasi banjir di Desa Blang Cut, Kota Banda Aceh.

Kata Fadhil, ada di beberapa titik lokasi terjadi banjir di Kota Banda Aceh, seperti di Desa Blang Cut ketinggian air hampir 1 meter, kemudian banjir juga melanda pemukiman warga di Desa Suka Damai, Desa Batoh, Rukoh, dan di jalan-jalan desa Lambaro Skep yang sempat tergenang air.

“Kondisi Sabtu sore tadi sudah mulai surut,” kata Fadhil.

“BPBD Kota Banda Aceh sudah mengimbau camat dan kepala desa untuk menyampaikan kepada warganya melakukan gotong royong membersihkan parit-parit yang tersumbat karena sampah.

“Kalau ada kejadian yang luar biasa, kita minta warga mengungsi ke tempat aman dengan berkoordinasi dengan camat dan aparatur desa setempat. BPBD sudah siapkan perahu fiber dua unit dan sejumlah tim untuk antisipasi banjir,” kata Fadhil.

Sementara itu kata Fadhil, beberapa ruas jalan utama dalam Kota Banda Aceh juga tergenang air karena curah hujan tinggi. “Jalan yang digenangi air itu karena curah hujan tinggi, ini tidak bisa dihindari. Air tergenang sebentar saat turun hujan, setelah itu surut,” ujar Fadhil.

Jalan utama di Kota Banda Aceh yang sempat digenangi air berada di Kawasan Mesjid Raya Baiturrahman, Jalan Muhamad Jam, Kawasan Blang Padang, Merduati, Neusu.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengimbau kepada warga Banda Aceh agar lebih waspada terhadap bencana, terutama banjir.

“Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang berpotensi terjadinya banjir, untuk itu Saya minta warga kota selalu waspada,” pinta Aminullah, Sabtu (2/12/2017).

Kepada para Camat, Wali Kota meminta selalu memonitor kondisi wilayahnya masing-masing dengan selalu melakukan koordinasi dengan para kepala desa.

Aminullah juga meminta seluruh elemen memastikan drainase berfungsi dengan baik dari sampah dengan melakukan gotong-royong.

Kepada instansi terkait seperti BPBD, PU, DLH3K, Damkar, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan lainnya, Wali Kota juga memerintahkan dapat menjalankan tupoksinya masing-masing dengan menentukan langkah-langkah antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana. [Edi/Ril]

Comments
To Top