Lingkungan

Ratusan Rumah Warga di Abdya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Abdya Terendam Banjir, Kamis 2 November 2017

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Sedikitnya ada ratusan rumah warga di Kecamatan Tangan-Tangan, Manggeng, Lembah Sabil dan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terendam banjir akibat luapan sungai, karena saluran sudah mengalami pendangkalan.

Yakop, warga Desa Mesjid, Kecamatan Tangan-Tangan, Kamis (2/11/2017) sore mengaku kalau kampung halamannya sudah menjadi langganan banjir. Bila hujan tak kunjung reda, air dari saluran dan sungai akan meluap menggenangi pemukiman.

Menurutnya, ketebalan sendimen baik dalam saluran maupun sungai perlu dilakukan normalisasi. Sebab, sejumlah pokok bambu yang sebelumnya berada di tebing sungai sudah ambruk menutupi aliran sungai. Ketika hujan wilayah tersebut akan menambah debit air sungai sampai membanjiri pemukiman warga.

“Tak hanya rumah, sarana pendidikan bahkan tempat ibadah sering digenangi air. Jika air sudah mulai surut, pekerjaan selanjutnya membersihkan bekas lumpur dan sampah,” sebut Yakop.

Hal senada juga diutarakan Sudir, warga yang sedang melintas di kawasan Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan. Dia mengatakan, kalau luapan air juga menjadikan sejumlah bedengan sawah dipenuhi sampah.

“Saat ini, sedang dalam proses penggarapan lahan sawah untuk memasuki masa tanam. Sayangnya, sejumlah sawah warga banyak dipenuhi sampah yang terbawa arus air,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin yang dihubungi wartawan secara terpisah, mengaku sedang berada dilokasi rumah warga yang terkena banjir luapan termasuk meninjau lokasi rumah warga yang terkena longsor di Alue Badeuk, Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa sekitar pukul 17.30 wib.

“Selain banjir dan juga tanah lonsor, tingginya guyuran hujan telah membuat sebatang pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Cot Mancang, Kecamatan Susoh. Saat ini sudah kita lakukan pembersihan terhadap pohon tersebut,” ulasnya.

Kemudian, tanah longsor yang menimpa satu unit rumah warga di Alue Badeuk itu akan segera dilakukan pembersihan menggunakan beko (Exavator). “Berhubung beko milik BPBK sulit menjangkau ke lokasi, maka digunakan beko dari Dinas Perkim dan LH Abdya,” kata dia.

“Besok (Jumat) akan segera kita turunkan beko untuk membersihkan tanah longsor yang menutupi sebagian rumah warga tersebut. Meski tidak ada korban jiwa, namun juga tidak sedikit terjadi kerugian materil baik akibat tanah longsor, pohon tumbang termasuk banjir,” demikian singkatnya. (Rizal)

Comments
To Top