Hukum

Polisi Lumpuhkan Buronan dengan Timah Panas

Ansari dirawat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh

Foto | Wawan

ACEHTERKINI.COM | Ansari (49) terpaksa dilumpuhkan dengan senjata api akibat melawan Polisi saat ditangkap di Ujong Raja Kecamatan Panton Reu, Jumat (17/11/2017). Diketahui Ansari diburu Polisi akibat melarikan diri dari Lapas Kelas II B Meulaboh 11 hari yang lalu.

Operasi penangkapan dipimpin Iwadir Reskrimmun Polda Aceh, AKBP Wawan. Ketika penangkapan berlangsung sempat terjadi kontak tembak dengan Polisi, karena melawan akhirnya polisi menembak buronan di bagian kaki kanan dan kiri, hingga Ansari roboh dan langsung dilarikan ke Puskesmas Meutulang Panton Reu.

Karena lukanya terlalu parah, akhirnya korban dilarikan ke RSUD CND Meulaboh, hingga kini Ansari masih dirawat secara intensif di ruang bedah RSUD Cut Nyak Dhien.

Sebelumnya Ansari ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan mengunakan sejata api tehadap Muhammad warga Panton Reu Aceh Barat beberapa tahun lalu.

Ansari dijerat pasal 1 ayat (1) UU darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, selain itu pelaku juga dijerat pasal 340 KUHAP dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.

Namun baru menjelang satu tahun masa penahanan, pelaku kabur dari penjara Kelas II B Meulaboh pada tangal 6 November 2017 lalu.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priambodo Nugroho, melalui Kastreskrim AKP Fitriadi, (18/11/2017) mengatakan, meski sempat terjadi kontak tembak dengan buronan, namun tidak ada korban jiwa dari pihak kepolisian. Polisi juga berhasil mengamankan satu pucuk pistol jenis revolve beserta pelurunya.

Menurut Kasatreskrim pistol itu diduga milik Ansari yang digunakan untuk melawan polisi saat penangkapan. [Wawan]

Comments
To Top