Hukum

Polisi Ciduk Pengedar dan Kurir Sabu di Abdya

Ar dan Zu warga Blangpidie, Abdya ditangkap Polisi karena memiliki narkoba jenis sabu, Kamis 9 November 2017

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Ar (47) warga Desa Lhueng Asan, dan Zu (39) warga Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditangkap polisi karena memiliki Sabu seberat 0,84 gram di Desa Cot Jeurat, kecamatan setempat, Kamis (09/11/2017) sekira pikul 16.30 wib.

Kedua pelaku tersebut diduga sebagai pengedar dan kurir yang selama ini beroperasi di wilayah Abdya dan sekitarnya. Dimana, keduanya telah lama menjadi incaran oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Abdya.

Selain barang bukti Sabu yang terbungkus dalam lima plastik, polisi juga mengamankan dua unit HP, satu buah kaca pirek dan satu botol alat hisab berbentuk bong.

“Saat ini keduanya masih kita interogasi di Mapolres Abdya,” kata Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar, kepada acehterkini Jumat (10/11/2017).

Begitu mendapatkan informasi yang akurat, atas izin Kapolres, Sat Reserse Narkoba dipimpin langsung Ipda Mahdian Siregar meluncur ke lokasi untuk menciduk kedua kurir Sabu tersebut. Awalnya polisi baru menangkap Ar yang kedapatan memiliki sabu seberat 0,32 gram.

Saat Ar dimintai keterangan, ia mengaku kalau barang haram tersebut didapati dari Zu yang saat ini sedang berada di salah satu rumah wilayah Desa Cot Jeurat, Kecamatan Blangpidie. Begitu polisi mengepung rumah tersebut, Zu terlihat sedang memaket empat bungkus sabu dengan berat keseluruhan 0,54 gram.

Zu sempat melarikan diri ketika mengetahui kalau polisi telah mengepung tempatnya, namun upaya Zu tak mampu menyelamatkan dirinya dari kejaran polisi. Langkah kaki Zu langsung dihadang, hingga kedua tangannya diikat dengan borgol.

“Dia melarikan diri lewat pintu belakang. Karena areal itu sudah dikepung, maka pelaku tidak mampu berlari jauh, langsung dihadang anggota kita,” sebut Mahdian.

Saat ini keduanya mendekam di tahanan Mapolres Abdya untuk proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap keduanya, akan diancam dengan kurungan selama 4-12 tahun penjara sesuai dengan pasal pasal 111 dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Narkoba merupakan kasus berat yang tidak bisa ditolerir, siapapun dia tetap akan kita tindak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Sekali lagi kami tekankan, tidak ada ampun bagi pelaku narkoba,” demikian Mahdian (Rizal)

To Top