Ekonomi

Pemkab Abdya Sampaikan KUA-PPAS Tahun 2018 ke DPRK

Wakil Bupati Abdya Muslizar MT sampaikan Rancangan KUA-PPAS di Kantor DPRK, Senin (20/11/2017)

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2018 dalam rapat paripurna pembukaan KUA-PPAS di Gedung DPRK, Senin 20 November 2017.

Dalam rapat yang berlangsung dilantai II Kantor DPRK Abdya itu, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT menyampaikan, sebagaimana ditegaskan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, sebagai rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Kabupaten dan DPRK, dan ditetapkan dengan Qanun Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Abdya Tahun Anggaran 2018, juga harus mendukung tercapainya sasaran utama dan prioritas pembangunan tingkat Nasional, tingkat Provinsi Aceh dan Abdya pada khususnya.

“Rencana keuangan tahunan pemerintah daerah dibahas dan disetujui bersama antara Pemerintah Kabupaten dengan DPRK Abdya dan ditetapkan dengan peraturan daerah atau qanun,” ungkapnya.

Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2018 disusun dengan pendekatan kinerja yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. Untuk itu dalam merencanakan program dan kegiatan perlu adanya sinkronisasi dan keterpaduan antar kegiatan dan program maupun antar SKPK guna menghindari adanya duplikasi anggaran dan tumpang tindih kewenangan.

Pada kesempatan itu, Wabup Muslizar merincikan Rancangan KUA dan PPAS APBK Abdya tahun 2018 yang memuat proyeksi pendapatan dan belanja yakni, pendapatan daerah tahun 2018 sebesar Rp. 894.680.648.429,- yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp. 88.318.445.530,-, dana perimbangan sebesar Rp. 666.077.410.000,-.

Kemudian juga ada dana hibah BOS sebesar Rp. 15.012.043.132,-, Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi sebesar Rp. 19.792.409.767,- dan Dana Desa dari APBN sebesar Rp. 105.480.340.000,-. Seterusnya, Penerimaan Pembiayaan Kabupaten Abdya Tahun 2018 sebesar Rp.185.756.860.714,- untuk SiLPA 2017 sebesar Rp. 35.756.860.714,- dan Pinjaman Daerah sebesar Rp. 150.000.000.000,-.

Sementara untuk belanja daerah tahun 2018, lanjut Muslizar berjumlah Rp. 1.080.437.509.143,- dengan perincian, belanja tidak langsung sebesar Rp. 504.728.017.021,- serta belanja langsung sebesar Rp. 575.709.492.122,-.

“Gambaran angka-angka tersebut merupakan kerangka acuan untuk dapat dibahas dan disepakati bersama untuk selanjutnya menjadi dasar penyusunan rancangan APBK Abdya tahun 2018,” paparnya.

Lebih lanjut Muslizar mengatakan, banyak pencapaian yang ingin diraih dengan dilaksanakan acara hari ini yaitu untuk kepentingan daerah dan masyarakat Abdya seperti peningkatan kesejahteraan di bidang kelautan, perkebunan, kesehatan, pendidikan dan masih banyak sesuai tertera dalam rancangan yang akan disepakati nantinya.

“Untuk itu, dalam proses pembangunan di Abdya kita harus bersama-sama mencari peluang Sumber dana lainnya dari APBN dan mendatangkan investor guna percepatan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat di Abdya khsususnya,” demikian Muslizar.

Rapat tersebut juga turut dihadiri Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc, mewakili Dandim 0110/Abdya Kapten Inf Izhar, mewakili Kajari Abdya Irfan Hasyri HDL SH, Ketua DPRK Zaman Akli, Wakil Ketua Romi Syahputra dan Jismi, para anggota DPRK, para Asisten, Staf Ahli dan para kepala SKPK di Abdya. (Rizal)

Comments
To Top