Hukum

Kejari Abdya Seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum

Kajari Abdya, Abdur Kadir SH MH memberikan semangat kepada para peserta seleksi duta pelajar sadar hukum yang berlansung di Aula UPTD-PPMG Kabupaten Abdya, Rabu (29/11).

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar seleksi melahirkan duta pelajar sadar hukum yang mewakili Abdya ke ajang tingkat Provinsi Aceh pada awal Desember 2017 mendatang.

Dalam seleksi tersebut, Kejari Abdya melibatkan 20 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Masing-masing sekolah mengirimkan dua peserta laki-laki dan perempuan. Dari jumlah tersebut, Kejari Abdya akan meluluskan satu pasangan yang akan mewakili Abdya ke provinsi yang juga diikuti 22 kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Kegiatan itu didasari atas nota kesepakatan bersama (MoU) antara Kejaksaan Tinggi Aceh dengan Dinas Pendidikan Aceh. Selanjutnya sejumlah kabupaten/kota di Aceh meneruskan MoU tersebut dengan menggalakkan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) diteruskan dengan seleksi duta sadar hukum.

“Melalui siswa ini, pendekatan kesadaran akan ketaatan terhadap hukum atan lebih merakyat di lingkungan masyarakat. Sehingga masyarakat akan mampu memahami tentang dasar-dasar taat terhadap hukum,” kata Kepala Kejari Abdya, Abdur Kadir SH MH ketika membuka seleksi duta sadar hukum di Aula Unit Pelayanan Terpadu Pusat Pengembangan Mutu Guru (UPTD-PPMG) Kabupaten Abdya, Rabu (29/11/2017).

Usai pembukaan acara tersebut, Kasi Intel Kejari Abdya, Dasril A. Yusdar SH kepada wartawan, menyebutkan, mekanisme perlombaan para siswa akan diberikan materi tentang penyalahgunaan Narkoba, wawasan kebangsaan, penerangan hukum, kekerasan di lingkungan sekolah, Indisipliner dan penyalahgunaan informasi teknologi.

Kemudian mengenai teknis lomba, peserta tampil di atas panggung, memperkenalkan diri, menyampaikan salam atau yel-yel kebanggaan dan penyampaian pandangan dan gagasan terhadap upaya penguatan kapasitas serta peran lembaga kejaksaan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Masing-masing peserta diberikan waktu selama lima menit.

Selanjutnya, calon duta akan menarik sub tema pertanyaan sesuai dengan sejumlah materi yang telah ditentukan tersebut. Setelah mendapatkan sub tema, dewan juri akan mengajukan pertanyaan berdasarkan sub tema yang telah dipilih oleh peserta calon duta sadar hukum. “Untuk menjawab pertanyaan tersebut diberikan waktu selama 13 menit,” sebut Dasril.

Terakhir dalam waktu dua menit, juri akan menilai penyampaian komitmen dan harapan calon peserta duta sadar hukum jika terpilih menjadi duta pelajar sadar hukum Aceh.

“Acara ini kita laksanakan selama satu hari penuh, untuk pemenangnya akan diumumkan sore nanti. Kemudian nama peserta yang menang akan lansung kita kirim ke provinsi. Sebelumnya kita juga akan memberikan pembekalan sebelum mengikuti ajang di provinsi,” demikian Dasril. (Rizal)

Comments
To Top