Ekonomi

Abdya Uji Coba Tangkar Benih Padi Berstandar Nasional

Bupati Abdya Akmal Ibrahim didampingi unsur Forkompinkab secara simbolis menanam bibit padi sebagai lokasi penangkaran benih tanaman pangan di Desa Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia, Kamis (30/11/2017).

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim meminta keseriusan Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) setempat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penangkaran benih tanaman pangan yang terhampar di lahan 10 hektar milik kelompok tani Alue Kuyun, Desa Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia.

Akmal mengharapkan, pada tahun 2018 mendatang petani di Abdya tidak menggunakan bibit padi dari luar lagi. Akan tetapi sudah tersedia di Kabupaten Abdya yang kualitas unggulnya akan sama dengan standar nasional.

“Dengan kerja keras dan keiklasan semua akan mudah untuk dilakukan,” katanya dalam acara tanam perdana penangkaran benih di Desa Tangan-Tangan Cut, Kamis (30/11/2017)

Upaya itu, lanjut Akmal, hanya bisa dicapai apabila penangkaran benih padi ini dilakukan dengan sungguh-sungguh. “Saya minta Distanpan fokus terhadap penangkaran benih ini. Selain itu, camat dan juga keujruen blang harus melakukan pengawasan agar panangkaran tersebut bisa menghasilkan kualitas padi unggul,” tuturnya.

Disamping itu, Bupati Akmal juga mengajak seluruh petani di Abdya agar lebih giat dan berkerja keras untuk menghasilkan padi yang lebih berkualitas. “Kita akan menciptakan Abdya menjadi zona lumbung pangan nasional, untuk itu saya mohon dukungan dari para petani di Abdya,” harap Akmal.

Tambah Bupati Akmal, Abdya akan menjadi zona penangkaran benih padi untuk barat selatan Aceh. Jika memungkinkan, tidak hanya di Aceh saja, bisa jadi seluruh wilayah lainnya akan datang ke Abdya untuk membeli benih.

“Asalkan serius, semua bisa kita lakukan, semoga penangkaran benih ini akan benar-benar menjadi harapan untuk petani di Abdya. Tapi kalau penangkarannya tidak dilakukan secara benar, maka saya tidak akan membelinya. Untuk itu sekali lagi lakukan dengan serius,” pintanya tegas.

Akmal memberikan target ke Distanpan agar tahun depan tidak mendatangkan bibit dari luar. Awasi penangkaran itu secara bersama-sama. Semoga Abdya akan menciptakan bibit padi unggul yang kualitasnya terkenal di seluruh Indonesia.

Secara singkat Kadistanpan Abdya Ir. Muslim menyebutkan, wilayah Abdya mendapat jatah penangkaran seluas 40 hektar. Lahan tersebut tersebar di Desa Muka Blang dan Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, selanjutnya Desa Pisang, Kecamatan Setia. Untuk 10 hektar langsung ditangani oleh Distanpan yakni di Desa Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia.

Amatan dilapangan, selain dihadiri Bupati, juga hadir perwakilan dari Forkompinkab Abdya, mewakili Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Habiburrahman, Kepala Distanpan Abdya Ir Muslim, para penyuluh, para keujrun blang dan para kelompok tani di Abdya. (Rizal).

Comments
To Top