Politik

247 Calon Anggota Panwascam Ikut Seleksi di Abdya

Calon anggota Panwascam Kabupaten Abdya mengikuti tes tertulis yang berlangsung kampus STKIP Muhammadiyah Abdya kawasan Padang Meurante Kecamatan Susoh, Jumat (17/11).

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 247 calon anggota pengawas pemilu kecamatan (panwascam) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengikuti ujian tulis di kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Abdya, Desa Padang Meurante, Kecamatan Susoh, Jum’at (17/11/2017).

Ujian tulis itu merupakan seleksi tahap kedua bagi calon anggota Panwascam yang sebelumnya telah dinyatakan lulus administrasi pada Rabu (15/11/2017) lalu.

Ketua Panwaslu Abdya Ilman Syahputra SE,MSi mengatakan, tes tertulis untuk anggota Panwascam merupakan tahapan yang harus dilalui oleh para calon anggota.

“Para peserta diberi waktu 120 menit untuk mengerjakan soal yang dibuat oleh Bawaslu Provinsi Aceh, dimana tes ini berlangsung secara serentak untuk wilayah barat selatan Aceh,” ungkapnya.

Awal dibuka pendaftaran, jumlah calon yang mendaftar sebelumnya mencapai 252 orang, terdiri dari 195 laki-laki dan 57 perempuan. Jumlah calon anggota Pawascam yang mendaftar untuk masing-masing kecamatan dirincikan Kecamatan Lembah Sabil 24 orang, Manggeng 23, Tangan-Tangan 22, Setia 23, Blangpidie 37, Susoh 45, Jeumpa 18, Kuala Batee 36, dan Babahrot 24 orang.

Setelah diseleksi kelengkapan administrasi tersisa sebanyak 247 orang. Umunya mereka yang tidak lulus pada seleksi administrasi dikarenakan beberapa faktor seperti belum memenuhi syarat umur 25 tahun saat pendaftaran serta tidak melengkapi berkas yang masih kurang.

Dia berharap anggota Panwascam yang terpilih nantinya benar-benar orang yang kredibel, kompeten, dan berintegitas. Mereka juga harus mampu menjaga independensi dan netralitas. Tugas Panwascam nantinya tidak hanya melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran atau kecurangan dalam setiap tahapan Pemilu 2019. Mereka juga harus melakukan sosialisasi seputar peraturan dan bentuk pelanggaran pemilu kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

“Jika lulus tes tertulis ini, mereka akan kembali disaring pada tes wawancara dan menyisakan sebanyak 9 orang untuk masing-masing kecamatan. Mereka inilah yang akan membantu tugas Panwaslu sejak awal hingga akhir pelaksanaan Pemilu mendatang. Kami akan lebih selektif agar mereka yang terpilih itu memang orang yang mau bekerja dan menunjukkan perannya secara maksimal,” pungkasnya. (Rizal)

Comments
To Top