Sosial

Turunkan Produksi Ganja, BNN Gelar Alternatif Development Project

Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN, Brigjen Pol. Dr. Juansih SH, M.Hum

ACEHTERKINI.COM | Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN, Brigjen Pol. Dr. Juansih SH, M.Hum mengatakan, program nasional alternatif development di Aceh Besar dalam rangka penurunan produksi ganja dan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani melalui penanaman komoditi unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Pemetaan Kawasan Rawan Narkoba di Aula Setdakab Aceh Besar, Rabu (4/10/2017).

Kegiatan Raker ini dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab, Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN Brigjen Pol Dr Juansih SH MHum, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, perwakilan TNI/Polri, unsur SKPD, dan puluhan keuchik serta tokoh-tokoh masyarakat di Aceh Besar.

Juansih menjelaskan sejak tahun 2008, BNN telah mencanangkan program alternatif development atau pemberdayaan alternatif yang bertujuan mengajak masyarakat berpola hidup sehat, sehingga tidak lagi menanam ganja.

“Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan keterampilan usaha tani dengan menanam komoditi unggulan daerah,” kata Juansih.

Program tersebut kata Juansih telah dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara yang terdiri dari sejumlah kabupaten. Di Aceh, salah satu kabupatennya adalah Aceh Besar yang meliputi Kecamatan Seulimuem, Montasik, Kuta Cot Glie, Kuta Malaka, Suka Makmur, dan Indrapuri.

Pembinaan tersebut, tambahnya, sudah mencapai 26 kawasan, 864 orang yang dibina, 760 hektar lahan yang dialihfungsikan melalui 25 jenis tanaman alternatif. Keberhasilan tersebut juga didukung oleh stakeholder terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, dan Perkebunan di Aceh Besar. [Ril]

To Top