Politik

Tiga Partai Politik Tidak Datangi KIP Abdya

ACEHTERKINI.COM | Dari sejumlah partai politik (Parpol) yang terdaftar di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), ada tiga Partai Nasional (Parnas) belum mendatangi Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk melakukan pendaftaran menjadi peserta Pemilu tahun 2019 mendatang.

Divisi Hukum KIP Abdya, Said Masykur, Selasa (17/10/2017) menyebutkan, dari sejumlah partai yang terdaftar di SIPOL, baru 22 Parpol telah mendaftar. Sementara, tiga partai yakni Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Pemersatu Bangsa (PPB) dan Partai Swara Rakyat Indonesia (PARSINDO) belum mendatangi KIP Abdya untuk mendaftar. Padahal, masa pendaftaran telah berakhir pada Senin (16/10/2017) kemarin sampai pukul 00.00 WIB.

Dari 22 Parpol tersebut, 16 diantaranya dari Partai Nasional (Parnas) yakni, Perindo, Nasdem, PAN, PDIP, PKS, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Gerindra, Golkar, Partai Berkarya, Partai Garuda, PBB, Demokrat, PKB, PPP, PKPI dan Partai Hanura.

Sementara untuk partai lokal (Parlok) yakni, Partai Damai Aceh (PDA), Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA), Partai Nasional Aceh (PNA), Gabungan Rakyat Aceh Mandiri (GRAM), Partai Aceh (PA) dan Generasi Aceh Beusaboh Thaat dan Taqwa (GAPTAT).

“Untuk 19 partai politik telah kita berikan tanda terima memenuhi syarat. Sementara tiga partai politik lainnya seperti GRAM, PA dan GAPTAT harus memperbaiki kembali,” ungkap Masykur yang juga anggota Komisioner KIP Abdya.

Kata Masykur, untuk Partai GRAM perlu disusun dengan rapi dokumen yang telah diberikan. Sementara, Partai Aceh (PA) perlu dilengkapi kembali data nama anggota karena di dalam SIPOL belum tercukupi. Sedangkan, GAPTAT tidak melampirkan daftar nama anggota.

“Perbaikan tersebut masih kita tunggu sampai dengan pukul 00.00 WIB (hari ini), hal itu dibenarkan dalam Surat KPU Nomor 585/PL.01.1-SD/03/KPU/X/2017 tanggal 16 Oktober 2017 tentang Pendaftaran Akhir Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019,” sebutnya.

Jika ketiga partai tersebut belum juga melengkapi berkas dokumen yang telah ditentukan, maka dengan sendirinya dianggap tidak memenuhi syarat. Terkecuali, keluar peraturan baru lagi dari KPU untuk memberikan tenggang waktu masa perbaikan.

“Kita masih menunggu ketiga partai tersebut sampai pukul 00.00 WIB untuk melengkapi kembali berkas yang telah didaftar,” tutur Masykur.

Masykur menambahkan, pihaknya tidak menerima berkas partai apabila pengurus ditingkat pusat belum melakukan pendaftaran. Paling tidak dilakukan secara bersamaan antara pengurus pusat dan kabupaten.

“Jika DPP saja belum mendaftar, maka untuk pengurus ditingkat kabupaten akan kita tolak sampai pengurus tingkat pusat melakukan pendaftaran. Mengenai hal itu kita selalu diberikan informasi terupdate dari KPU,” ujar Masykur singkat. (Rizal)

To Top