Kesehatan

Sedang Direhap, Ruang Inap RSUTP Abdya Berdesakan

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpaksa harus berdesakan di ruang inap rumah sakit setempat. Pasalnya RSUTP yang sering disebut rumah sakit korea itu sedang dalam masa perbaikan.

Dengan kondisi itu, beberapa keluarga pasien mengaku kalau pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal. Terlebih dalam dua pekan terakhir, jumlah pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan meningkat dengan berbagai jenis keluhan penyakit.

Rata-rata yang datang berobat ke RSUTP, merupakan pasien yang harus mendapatkan pelayanan rawat inap. Akibat keterbatasan ruangan, ada pasien tidak termasuk dalam kategori parah, direkomendasikan pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan.

Hal itu diakui Jakfar, salah satu keluarga pasien yang sedang membesuk keluarganya di rumah sakit tersebut, Jumat, (6/10/2017).

Kata Jakfar, kalau pihaknya sangat memaklumi kondisi rumah sakit saat ini sedang dalam masa perbaikan ruangan. Menurutnya, kalau tetap memaksakan harus dirawat inap dengan kondisi ruangan yang terbatas dan penuh berdesakan, tentu akan semakin memperburuk kondisi pasien.

“Karena tidak ingin berdesakan dengan pasien lain, keponakan saya terpaksa harus dibawa pulang setelah menjalani serangkaian proses pengobatan. Kita juga maklum dengan kondisi rumah sakit yang sedang diperbaiki saat ini,” ungkapnya.

Hal senada juga dirasakan Zalfida warga Susoh, ketika mendampingi suaminya berobat ke RSUTP Abdya.

“Untuk saat ini, kondisi rumah sakit bisa dikatakan tidak nyaman dan jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya. Ruang rawat inap sedang dalam proses rehab, sehingga ruang yang seharusnya ditempatkan satu orang pasien seperti ruang VVIP terpaksa diisi tiga pasien ditambah keluarga pendamping pasien,” ujarnya.

“Kita berharap pelayanan kesehatan di RSUTP Abdya akan semakin meningkat dan membaik usai sejumlah ruangan itu direhap. Tak hanya itu kita juga meminta kepada petugasnya untuk selalu bersikap ramah dalam melayani pasien,” tuturnya singkat.

Mengenai hal itu, Direktur RSUTP Abdya, dr Adi Arulan Munda yang dimintai tanggapannya oleh wartawan, mengakui kondisi pelayanan di rumah sakit sedikit tidak optimal. Karena sejumlah ruang rawat inap pasien sedang direhab. Ditambah lagi, pasien rujukan dari sejumlah Puskesmas terus berdatangan untuk dirawat di rumah sakit ini.

Pihaknya membenarkan, ada beberapa pasien yang dianjurkan untuk pulang, karena kondisi pasien masih bisa diatasi dengan pengobatan rawat jalan. Selain itu, juga ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit lain, karena kondisi pasien yang mengharuskan untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif serta harus mendapatkan penanganan langsung dari dokter ahli.

Disebutkan, dari semua ruang rawat inap (Sal), hanya ruang rawat Rindu E yang tidak dilakukan perbaikan. Sedangkan Sal lainnya seperti Rindu A, B dan C sedang dalam perbaikan. Sementara Rindu D yang diperuntukan untuk pasien VVIP telah selesai diperbaiki dan sekarang difungsikan untuk menampung pasien rawat inap biasa.

“Kemungkinan sejumlah ruang tersebut akan selesai diperbaiki pada akhir November mendatang. Untuk sementara waktu, kita berharap para pasien yang berobat untuk bersabar hingga ruangan itu selesai,” demikian Direktur RSUTP Abdya, dr Adi Arulan Munda. (Rizal)

Comments
To Top