Sosial

Polisi Persempit Ruang Gerak Jaringan Narkoba di Abdya

Kasat Narkoba Polres Abdya, Ipda Mahdian Siregar

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Jajaran Polres Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Satuan Reserse Narkoba, terus mempersempit penggerakan peredaran narkoba baik jenis Ganja maupun Sabu atau sejenis narkotika lainnya di Kabupaten Abdya.

Dalam sebulan terakhir saja, Sat Narkoba telah berhasil menangkap sejumlah pelaku penyalahgunaan Narkoba mulai dari kurir hingga pemakai.

“Saat ini sejumlah kasus tersebut sedang kita lengkapi berkas perkaranya, setelah itu akan kita limpahkan ke Kejaksaan,” kata Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar, Senin (16/10/2017).

Lanjut Mahdian, pihaknya akan terus memburu pelaku yang kedapatan menggunakan narkoba di Abdya. Untuk itu, pihaknya meminta dukungan penuh dari masyarakat agar memberikan informasi tentang keberadaan barang haram tersebut.

Untuk narkoba, Pihaknya tidak pandang bulu dan pilih kasih. Berapapun beratnya baik skala kecil maupun besar akan terus ditindak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Negara Indonesia.

“Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat bekerja sama dalam memberantas narkoba, karena saat ini Negara kita sedang dalam kondisi darurat narkoba,” ungkapnya.

Mahdian menyebutkan, dari bulan September sampai dengan Oktober 2017 ada sejumlah kasus yang ditangani terkait penyalahgunaan narkoba. Seperti, penangkapan Ganja di wilayah Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa dan Desa Ie Mameh, Kecamatan Babahrot dengan tersangka yang berbeda.

Selain itu, Sat Narkoba juga menangkap pelaku beserta barang bukti sabu di Desa Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng. Selanjutnya, Sat Narkoba juga berhasil mencegat tiga pelaku yang kedapatan memiliki sabu di Jalan Nasional, Desa Cot Mane, Kecamatan Jeumpa. Dimana, ketiga pelaku tersebut juga merupakan warga Kecamatan Manggeng.

Kemudian, pada Minggu (15/10) sekira pukul 22.00 WIB, Sat Narkoba kembali memboyong pelaku berinisial DJ (22) warga Desa Barat, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya yang kedapatan memiliki ganja kering.

Pada saat itu, pelaku bersama rekannya yang lain tengah berada di belakang rumah warga yang sedang melaksanakan pesta pernikahan. Begitu mendapat informasi, Sat Narkoba lansung meluncur ke TKP untuk menciduk pelaku berikut barang bukti termasuk HP, dua buah bong beserta alat hisab dan kaca pirek.

“DJ dapat kita tangkap, sementara empat rekannya yang lain berhasil melarikan diri dan saat ini masih kita buru,” tuturnya.

“Sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, sejumlah tersangka itu akan dituntut dengan pasal 111 dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya 4 sampai 12 tahun penjara, ditambah denda Rp.800 juta sampai Rp.8 miliar,” demikian sambung Mahdian. (Rizal)

To Top