Sosial

Pemerintah Diminta Ungkap Kematian Warga Aceh di Malaysia

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat diminta menuntaskan kasus kematian yang menimpa warga Aceh asal Lamno Aceh Jaya di Malaysia. Hal tersebut disampaikan Ketua Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA), Fitriadi Lanta, Aleuhat (29/10/2017).

Fitriadi mendesak pemerintah turun tangan dalam mengungkapkan kasus kematian M. Zubir, warga Lamno asal Aceh Jaya di Negara Malaysia.

“Ungkap kasus itu secara serius, agar tidak menimbulkan trauma bagi warga yang lain,” kata Fitriadi Lanta di Meulaboh, Aceh Barat.

Ia berharap agar Pemerintah Aceh dapat mempublikasikan kronologi kejadian yang menimpa warga Aceh itu. Tujuanya supaya masyarakat tahu dengan sebenarnya, dan tidak menduga-duga sehingga akan berakibat ketakutan bagi TKI lain di Malaysia.

“Forum Komunitas Masyarakat Barat Selatan Aceh mengecam sikap pengecut yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di Malaysia, kita minta pemerintah serius,” ujar Fitriadi Lanta.

Informasi yang berhasil dihimpun acehterkini, M. Zubir tewas karena luka tembak di kepala oleh Orang Tak Dikenal. Ia meninggal di Hospital Tengku Ampuan Afzan Kuantan Pahang, Rabu 25 Oktober 2010, pukul 12.30 waktu Malaysia.

Jenazah akan dikirimkan ke Indonesia pada Senin, 30 Oktober 2017 dengan Rute Penerbangan Garuda Indonesia KLIA – Jakarta – Aceh. Diperkirakan jenazah akan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Senin, 30 Oktober 2017 sekitar pukul 20.40 wib. [Wawan]

To Top