Hukum

Miliki Sabu, Polres Abdya Tangkap Warga Lembah Sabil

RI (50) Warga Desa Ladang Tuha I Kecamatan Lembah Sabil, Abdya Tertangkap Bawa Sabu, Selasa 24 Oktober 2017

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Setelah beberapa kali menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Satuan Reserse Narkoba Polres Abdya kembali meringkus seorang pelaku berinisial Ri (50) warga Ladang Tuha I, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya yang kedapatan memiliki sabu seberat 0,27 gram di SPBU, Desa Pante Pirak, Kecamatan Susoh, Senin (23/10) pukul 17.30 WIB sore.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, Selasa (24/10/2017) mengatakan, setelah mendapatkan perintah, tim Sat Narkoba yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar melakukan penangkapan terhadap pelaku di SPBU, Desa Pante Pirak, Susoh.

Tanpa ada perlawanan sedikit pun, polisi langsung menggeledah pelaku. Sehingga ditemukan satu paket sabu yang tersimpan di balik helm milik pelaku.

“Selain satu paket sabu, kita juga mendapatkan satu buah kaca pirek yang terbungkus dengan kertas. Selanjutnya, sepeda motor yang dikendarai pelaku termasuk satu unit HP juga kita amankan sebagai barang bukti,” kata Kapolres Andy saat dihubungi acehterkini via phonselnya.

Setelah dilakukan interogasi, lanjut Kapolres Andy, pelaku mengatakan, kalau sabu tersebut diperoleh dari salah satu rekannya yang berada di kawasan Susoh. Begitu melakukan penggeledahan ke lokasi, rekan pelaku tersebut telah berhasil kabur.

“Kita akan koordinasi dengan sejumlah Polres yang ada di kabupaten tertangga termasuk sejumlah polsek agar pelaku yang kabur dapat ditandai dan segera tertangkap. Saat ini status rekan pelaku itu sebagai DPO,” sebutnya.

Dalam sebulan ini, pihaknya telah berhasil meringkus sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba baik jenis sabu maupun ganja.

“Narkoba akan terus kita perangi hingga ke akar-akarnya. Untuk itu, kita butuh dukungan dari masyarakat agar memberikan informasi terhadap keberadaan barang haram tersebut,” ujar Kapolres Andy.

Terhadap narkoba ini, Kapolres Andy menegaskan, tidak akan pandang bulu bagi penggunanya. Siapapun dia, meski dari anggota tetap akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Dari bulan September hingga Oktober 2017 saja, kita sudah menangani lebih dari sepuluh kasus penyalahgunaan narkoba. Belum lagi jika diurut dari awal tahun 2017 kemarin, ada beberapa kasus yang sudah masuk tahap lengkap (P21) untuk dilimpahkan ke Kejaksaan,” tuturnya.

Menurutnya, untuk memerangi peredaran narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Karena, memerangi narkoba tidak hanya bertumpu pada kepolisian saja tapi juga semua stakeholder lainnya.

“Dengan jumlah personil kita yang terbatas, maka diperlukan kerja sama dari elemen masyarakat untuk memberantas narkoba. Dari hal kecil saja, kita menjaga keluarga kita dan lingkungan kita agar terbebas dari narkoba,” demikian pungkasnya. (Rizal)

To Top