Teknologi

Melihat Lebih Dekat ASUS ZenFone 4 Selfie Pro

ACEHTERKINI.COM | Setelah meluncurkan varian ZenFone 2 Selfie tahun 2015 lalu, kini ASUS menghadirkan kembali ZenFone 4 Selfie Pro. Smartphone lengkap ini diluncurkan di Indonesia, 26 Oktober 2017 kemarin.

Disisi spesifikasinya ZenFone 4 Selfie Pro adalah jagoan selfie masa kini. Sejatinya ada dua varian tipe ZenFone 4 Selfie yang diciptakan ASUS yakni ZenFone 4 Selfie dan satunya lagi ZenFone 4 Selfie Pro .

Perbedaan dari kedua smartphone tersebut terletak pada besaran angka resolusi kamera depan serta chipset atau SoC untuk mengolah sistem komputasinya. ZenFone 4 Selfie menggunakan prosesor Qualcomm Snapgragon 430, sementara Selfie 4 Pro ditanamkan tipe chipset yang lebih tinggi yakni Snapdragon 625 serta teknologi bernama DuoPixel Technology dengan resolusi sebesar 24MP. Sementara pada ZenFone 4 Selfie standar, resolusinya “hanya” 20MP.

Sisanya, spesifikasi yang ditanamkan serupa baik pada memori RAM sebesar 4GB, pun juga storage-nya sebesar 64GB. Kita akan mengulas secara langsung device yang digadang-gadang sebagai salah satu smartphone selfie paling ditunggu di tahun ini. Bisakah para penggila selfie terpincut dengan perangkat satu ini? Yuk lihat review-nya.

Desain yang Ramping dan Nyaman Digenggam

Saat pertama kali menggenggam smartphone ini, yang terasa adalah kesan solid dan premium. Kedua kesan tersebut melekat erat pada perangkat ini. Impresi ini semakin kentara setelah merasakan, ternyata sang smartphone juga memiliki bodi yang tipis dengan ketebalan hanya 6.85mm serta bobot ringan yakni 147 gram.

Di sisi depannya, layar berukuran 5,5 inci tersebut dilapisi dengan pelindung anti gores Corning Gorilla Glass. Layar beresolusi Full HD (1920×1080) menggunakan teknologi AMOLED display untuk memaksimalkan kualitas ketajaman serta kecerahan layarnya.

ASUS ZenFone 4 Selfie Pro

Smartphone ini dirancang dengan sangat apik menggunakan tepian melengkung 2.5D. Hal tersebut menjadikanya terlihat sangat manis dan elegan. Bagian pinggirnya pun memiliki lekukan yang lembut dan tidak tajam sehingga enak saat digenggam.

Pada bodi bagian belakang, ASUS ZenFone 4 Selfie Pro dirancang menggunakan aluminum alloy dengan konsep unibody. Perlu diketahui, untuk merancang desain bodi gawai ini, ASUS mengggunakan sebuah teknologi yang dikenal dengan nama Nano Molding Technology atau NMT.

NMT pada dasarnya adalah sebuah cara untuk membuat padanan bodi alumunium alloy dan desain yang dipakai pada device tersebut, semakin kokoh serta punya nilai estetika yang baik. Penggunaan alumunium alloy tidak hanya membuatnya kuat, tetapi sekaligus juga menjadikan bodinya enteng. Smartphone berbobot 147 gram ini, juga sangat cantik karena memiliki bezel yang tipis dengan screen to body ratio mencapai 76,7 persen.

Sekarang coba Anda tengok ke bagian belakang, tepatnya pada kamera. Desainnya terlihat cukup mencolok karena berada di tengah agak ke atas berdampingan dengan lampu LED di sisi kiri. Kamera pun terlihat besar dengan desainnya yang berbentuk kotak namun tidak dengan sudut-sudut yang runcing. Desain sektor kameranya pun terlihat menarik, sebab ASUS meletakan gaya concentric circle design pada bagian itu untuk melingkupi kamera yang beresolusi 16MP tersebut.

Tombol volume bersama power button berada di sisi kiri smartphone, sedangkan SIM tray di sisi kanan dapat diisi dengan dua SIM sekaligus dengan konsep hybrid bersama dengan slot MicroSD. Grill speaker ada di bawah bersama dengan charging konektor dan audio jack. Ada dua buah kamera yang terletak di depan bersama LED soft light.

Fingerprint Sensor
Jika pada ZenFone 3 series ASUS menempatkan fingerprint sensor di bagian belakang smartphone, pada seri ZenFone 4 series, sensor sidik jari ditempatkan di bagian depan smartphone. Fingerprint sensor ini juga sekaligus berfungsi sebagai tombol home. Sensor sidik jari ini juga memungkinkan pengguna untuk membuka kunci pengamanan smartphone dengan mudah dan cepat, hanya dalam waktu 0,3 detik saja.

Tak hanya itu, fingerprint juga bisa digunakan untuk mengamankan aplikasi-aplikasi lain. Dan tentunya, tak hanya satu, pengguna bisa mendaftarkan hingga 5 jari ke dalam sistem. Yang lebih menarik, posisi jari juga bisa diatur sedemikian rupa hingga 360o namun tetap dapat terdeteksi. Ini tentu akan sangat memudahkan saat pengguna sedang meletakkan smartphone, misalnya di meja.

Terakhir, sensor sidik jari ini juga bisa dikonfigurasi agar dapat digunakan untuk menjawab panggilan telepon, ataupun memanggil kontak tertentu yang sudah diset. Tetapi syaratnya, harus sidik jari yang sudah didaftarkan yang bisa melakukan semua itu.

Sama seperti saat ditempatkan di belakang, fingerprint sensor ini juga sangat kuat namun nyaman digunakan. Flexible Printed Circuit dan Sensor IC yang disediakan dipercantik dengan penampang diamond cut untuk membuatnya semakin tampak elegan namun tetap lembut di jari, serta ditutup oleh lapisan smooth coating. Dengan demikian, fingerprint sensornya tetap dapat terjaga sensitivitasnya meskipun sudah berkali-kali digunakan untuk membuka kunci pengaman.

ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL hadir dalam tiga pilihan warna yang cerah namun elegan. Mulai dari Rouge Red, Sunlight Gold dan juga Deepsea Black. Untuk menyempurnakan penampilan, body berbahan aluminium alloy yang digunakan juga dipadankan dengan bezel tipis di sekeliling bagian display yang sekaligus berfungsi sebagai perlindungan layar terhadap benturan ringan.

Dua Kamera Depan, Bikin Anda Terlihat Menawan
Kemampuan utama smartphone ASUS ZenFone 4 Selfie Pro adalah memungkinkan penggunanya untuk mengambil foto selfie yang lebih mengasyikan dengan dua kamera yang ada di depannya. Salah satu kamera dilengkapi dengan lensa wide 120 derajat sehingga bisa mengambil foto selfie yang luas alias selfie berjamaah, atau swafoto dengan panorama.

Salah satu kamera depan pada ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL memiliki sebuah teknologi bernama DuoPixel sehingga memungkinkannya untuk mengambil gambar dengan resolusi mencapai 24MP. Tidak hanya itu, kamera depannya itu pula sanggup untuk merekam video dengan resolusi 4K. Dari sisi jarak bidang pandang atau Field of View (FOV), kamera utama ini menawarkan sudut hingga 83 derajat.

Lensa dengan resolusi 24MP ini juga dijadikan sebagai lensa utama pada kamera depannya. Selain resolusinya yang besar sehingga bisa menghasilkan gambar dengan cukup tajam, lensa tersebut pun berbukaan f/1.8 dan disokong oleh Sony Exmor RS IMX362. Dengan nilai aperture yang besar itu, tidak hanya sekedar foto-foto unik dengan background yang blur atau bokeh saja yang bisa dibuatnya, namun juga lensanya mampu menerima cahaya lebih banyak, sehingga foto selfie akan terasa lebih terang.

Dibandingkan dengan kamera depan smartphone pada umumnya, yang memiliki resolusi rata-rata 8 megapixel (3264×2448), kamera depan utama resolusi 24 megapixel (5696 x 4272) milik ZenFone 4 Selfie mampu memproduksi foto yang tampak lebih tajam dan detail, terutama pada saat ditampilkan di perangkat beresolusi tinggi seperti monitor atau televisi, atau saat dicetak pada photo paper misalnya berukuran A3.

Sensor yang Lebih Besar
Selain jumlah megapiksel, hal yang juga penting pada sebuah perangkat digital kamera adalah sensor. Bahkan sensorlah sebenarnya yang paling menentukan bagus tidaknya kualitas suatu foto tersebut dapat dihasilkan. Bicara soal sensor, umumnya kamera smartphone memiliki ukuran sensor yang leih kecil dari pada kamera professional seperti mirrorless atau DSLR.

Salah satu penyebabnya karena smartphone memiliki form factor yang lebih kecil, sehingga produsen tidak bisa meletakan sensor yang lebih besar dalam satu kesatuan sekaligus bersama dengan chip penting lain di dalamnya. Selain itu, pertimbangan harga pun turut menentukan. Jika ukuran sensor semakin besar maka harga kamera atau smartphone itu pun akan semakin mahal tentunya.

Nah hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk ASUS. Pada smartphone-nya kali ini mereka memang menempatkan ukuran sensor seperti rata-rata smartphone pada umumnya yakni 16MP. Meski begitu, mereka berhasil membuat ukuran piksel pada sensornya atau yang dikenal dengan satuan micron, lebih besar dibandingkan smartphone lainnya.

Seperti diketahui, semakin besar ukuran sensori, semakin sensitif pula ia terhadap cahaya. Hasilnya foto akan semakin berkualitas dan terang. ASUS mengatakan, ZenFone 4 Selfie memiliki kamera depan dengan ukuran sensor dua kali lebih besar dari rata-rata smartphone lainnya. Sebagai gambaran, standar ukuran sensor pada kamera smartphone adalah 1.0 μm. Sementara pada iPhone 7, kamera depannya memiliki sensor sebesar 1.22 μm. Nah, ZenFone 4 Selfie Pro sendiri memiliki ukuran micro 1.4 μm untuk front camera-nya.

SuperPixel Engine
ASUS melengkapi setiap smartphone-nya dengan sebuah teknologi bernama SuperPixel Engine lewat aplikasi PixelMaster Camera. Teknologi tersebut berfungsi untuk meminimalkan noise pada hasil jepretan kamera meskipun foto diambil dalam keadaan minim cahaya. Caranya adalah dengan cara mengendalikan ISO sebelum foto diambil.

ASUS ZenFone 4 Selfie Pro memiliki kamera depan dengan sensor buatan Sony yakni Exmor RS IMX362. Dalam modus Auto, kamera menawarkan kemampuan low light HDR yang mampu menganalisa foto dan membuat eksposur yang sempurna dengan secara cerdas menurunkan tingkat brightness di kawasan overexposed.

Tak hantya itu, ia juga mampu meningkatkan brightness di area underexposed atau yang kurang mendapatkan pencahayaan baik. Peningkatannya bisa mencapai hingga 400 persen. Hasilnya, foto dengan detail yang lebih bagus dan exposure sama baiknya di seluruh bagian foto akan dihasilkan.

 

Mode ini cocok untuk mengambil foto di kawasan dengan pencahayaan ekstrem ataupun di kondisi temaram. Misalnya mengambil foto sebuah objek yang berada di bawah bayangan ataupun di malam hari. Tidak seperti mode HDR pada smartphone lain, foto-foto HDR hasil ZenFone 4 Selfie Pro dapat ditampilkan secara real-time di layar saat membidik foto dalam modus Auto. Dengan kata lain, apa yang Anda lihat di layar adalah apa yang akan Anda dapatkan pada foto yang akan dihasilkan.

Support Video 4K pada Kamera Depan
Satu hal lagi yang juga mengagumkan dari smartphone ini adalah kemampuan kamera depannya, yang sanggup merekam video beresolusi 4K UHD (3840 x 2160). Sejauh yang kami ketahui, masih sangat jarang perangkat yang bisa mereka video 4K menggunakan kamera depannya. Resolusi yang semakin tinggi memungkinkan pengalaman menonton menjadi lebih nyata, gambar lebih detil dan tajam.

Kamera Selfie Wide
Pada ASUS ZenFone 4 Selfie Pro, lensa untuk wide angle yang bisa memotret dengan Field of View hingga 120 derajat terletak di sebelah kanan. Lensa tersebut memungkinkan penggunanya untuk memotret maupun merekam video dengan frame yang lebih luas. Adapun lensa yang di sebelah kiri adalah lensa utama yang memiliki resolusi 24MP (12MP x2) DuoPixel Unit berbasis Sony IMX362 dual pixel sensor.

Sebagai contoh, saat Anda sedang berada di kawasan wisata alam seperti pegunungan atau pantai, background yang luas tersebut dapat tertangkap dengan sempurna tanpa perlu menggunakan tongsis. Secara otomatis pula para penggemar selfie pun dapat selfie secara beramai-ramai dengan mudah.

Mode Kamera yang Komprehensif

ASUS menyediakan berbagai modus pemotretan untuk tiap-tiap kamera yang disediakan. Baik main front camera, wide front camera, dan rear camera. Berikut ini modus-moduse yang disediakan:

Potrait Mode
ZenFone 4 Selfie Pro memiliki mode potrait yang hampir mirip dengan ZenFone Zoom S. Bedanya, pada ZenFone Zoom S, Portrait Mode terletak di kamera belakang, sementara pada ZenFone 4 Selfie Pro, modus tersebut terdapat di kamera depan. Dengan demikian, Anda bisa mengambil foto selfie dengan latar belakang yang buram.

Tidak hanya itu, mode Portrait pun dapat dipergunakan pada kamera wide sehingga foto selfie dengan latar belakang yang buram dapat dibuat lebih luas (wide mode). Namun yang perlu diketahui, saat mengambil foto selfie menggunakan mode Portrait, resolusi maksimal yang dimungkinkan adalah 12MP dengan aspek rasio 4:3. Pada mode potrait pun pengguna tidak bisa memanfaatkan teknologi 24MP DuoPixel yang mampu membuat gambar tetap tajam meskipun telah di-crop.

Ketika hendak mengambil foto selfie secara wide menggunakan mode potrait, resolusi maksimal yang diperbolehkan adalah 5MP. Mode ini terbilang unik dan jarang terdapat pada smartphone yang mengandalkan kamera depannya lainnya.

Beautification Mode
Bagi pengguna yang gemar mengambil foto selfie, Beautification Mode secara cerdas akan meningkatkan kualitas wajah pengguna (baca: mempercantik) dengan efek seperti polesan makeup termasuk pemulusan kulit dan juga pemutih warna kulit.

Tak hanya efek blush on dan perbaikan warna, modifikasi mata bahkan sampai mempertirus pipi juga tersedia. Efek pemercantik wajah juga bisa diset dalam beberapa tingkatan dan dapat dilihat secara real-time sebelum Anda difoto dan kemudian hasilnya disimpan sebagai sebuah dokumentasi pribadi.

Eye enhancement secara otomatis mendeteksi dan memberbesar bola mata pengguna atau objek yang difoto. Skin brightening mempercerah warna kulit pengguna hingga tampak lebih putih. Skin softening secara otomatis mempermulus atau menghapus noda-noda yang ada pada wajah pengguna. Cheek thinning secara cerdas mendeteksi pipi objek foto lalu kemudian mempertirus sehingga meningkatkan garis rahang

Super Resolution Mode
Dengan modus Super Resolution pada ZenFone 4 Selfie Pro, pengguna bisa membuat foto ultra high resolution hingga 64 megapixel. Smartphone ini mendapatkannya dengan menggunakan teknik image-processing khusus untuk mengambil dan mengombinasikan empat buah foto 16MP untuk membuat foto tunggal yang lebih besar dengan detail yang lebih baik dan noise yang lebih rendah.

Foto resolusi tinggi ini akan tampak lebih jelas, terutama saat ditampilkan pada monitor resolusi tinggi, atapun saat dicetak dalam format foto yang lebar, misalnya ukuran A4 atau lebih besar.

GIF Animation Mode
Animated Gif merupakan modus pembuatan animasi yang sederhana dengan melakukan pengulangan dari beberapa buah gambar foto. Sangatlah mudah dan menyenangkan untuk membuat animasi GIF dengan modus ini.

Cukup dengan membidik objek dengan modus GIF Animation lalu memotret, maka kamera akan mengambil beberapa frame foto untuk dijadikan gambar animasinya. Antarmuka baru GIF Animation pada ZenFone 4 Selfie Pro bahkan memungkinkan pengguna untuk mengatur tingkat kecepatan animasi sebelum file disimpan.

Panorama Mode
Mode ini merupakan mode yang sempurna untuk mengambil foto pemandangan. Panorama Mode memungkinkan pengguna menggeser arah smartphone dari satu sisi landscape ke sisi lainnya sementara kamera secara otomatis mengambil beberapa frame dan menjahitnya menjadi satu untuk mendapatkan hasil sebuah foto panorama.

Panorama Mode

Pro Mode
Sebuah skenario bisa diartikan dalam banyak cara, dan mode Auto ataupun mode preset pada kamera smartphone tidak selamanya bisa menghasilkan foto seperti yang Anda inginkan. Untuk itu, ZenFone 4 Selfie Pro menawarkan sejumlah fungsi control manual pada modus Pro yang tersedia.

Salah satu fitur yang paling menyenangkan untuk dieksplorasi antara lain adalah slow shutter 32 detik (slow shutter paling lama untuk ukuran smartphone pada umumnya), dan juga kemampuan untuk memilih antara kamera utama atau kamera wide.

Kontrol manual ini membuat ZenFone 4 Selfie Pro menjadi sebuah smartphone yang paling cocok untuk penggguna yang ingin belajar fotografi, dan memungkinkan pengguna untuk membuat foto-foto kreatif di berbagai skenario.

Time Lapse Hemat Energi
Fitur lain yang sangat impresif dari kontrol manual ZenFone 4 Selfie Pro adalah kemampuan untuk mengambil video time-lapse berdurasi panjang. Dalam modus ini, smartphone akan secara otomatis mengambil frame pada interval yang sudah ditentukan, yang kemudian dikompilasikan ke dalam video stop-motion.

Apa yang membuat ZenFone 4 Selfie Pro berbeda dari smartphone lainnya adalah kemampuannya untuk menghemat daya lewat modus “power saving” saat sedang mengambil video time lapse. Seperti diketahui, merekam video time-lapse bisa mengonsumsi banyak energy baterai yang tersedia.

Pada mode ini, ASUS akan menurunkan tingkat kecerahan layar dan menempatkan smartphone pada airplane mode di mana jaringan radio dimatikan karena secara teoritis, saat merekam video time lapse, pengguna tidak akan mengangkat panggilan telepon ataupun menjawab SMS dan messenger lainnya.

Kamera Belakang juga Menawan
Walaupun pada ZenFone 4 Selfie Pro ASUS menitikberatkan fokus pada kamera depan untuk kebutuhan swafoto, namun kualitas kamera belakangnya pun tidak kalah hebatnya. Di belakang, ada lensa kamera beresolusi 16MP yang dipersiapkan untuk menemani aktivitas fotografi penggunanya.

Beberapa kemampuan yang dimiliki kamera belakang antara lain sistem autofocus yang cepat (0,03 detik) menggunakan teknologi PDAF (Phase Detection Autofocus Technology) System, sistem stabilisasi pengambilan video elektronik yang dinamakan Electronic Image Stabilization (EIS) untuk shooting Full HD. Yang menarik, kamera belakang ini juga mampu mengambil video hingga resolusi 4K dan menjepret foto dengan mode RAW.

Untuk foto, kamera belakangnya juga telah mendukung mode Portrait sehingga bisa menghasilkan foto dengan latar belakang yang buram alias blur. Berikut ini contoh perbandingan hasil kamera ASUS ZenFone 4 Selfie Pro dengan beberapa smartphone lain yang tersedia di pasaran Indonesia:

Wide Selfie

Wide Selfie
Skenario ini diambil menggunakan mode wide angle pada masing-masing kamera dengan setting auto.

Selfie Standar
Skenario ini diambil menggunakan kamera depan pada masing-masing smartphone. Setting yang digunakan adalah auto dan diambil di dalam ruangan dengan kondisi pencahayaan yang cukup minim.

Flash Selfie
Sama dengan diatas, skenario foto ini diambil menggunakan kamera depan pada masing masing smartphone dengan pengaturan auto. Perbedaannya, foto dijempret dengan flash.

Kamera depan low light
Skenario ini diambil menggunakan mode auto dengan kamera depan. Pencahayaan dibuat sangat minim dan gelap.

Kamera Depan dengan Low Light

Kamera depan low light dengan flash
Skenario ini diambil menggunakan mode auto dengan kamera depan. Pencahayaan dibuat sangat minim dan gelap. Perbedaanya, foto-foto diambil dengan flash untuk memperjelas objek.

Low Light HDR
Skenario ini diambil menggunakan kamera belakang dengan kondisi pencahayaan yang minim pada malam hari. Foto tersebut dimaksudkan untuk melihat apakah objek dengan yang memiliki cahaya sendiri seperti videotron, signage lighting dan semacamnnya dapat tertangkap gambarnya dengan jelas ataukah tidak. Dalam foto ini objek yang dimaksud adalah signage lighting dari café yang bernama JUS dan MISTER SQUAD. Anda dapat melihatnya, gambar yang diambil menggunakan kamera belakang dari ZenFone 4 Selfie Pro dapat mengambil signage/signboard itu dengan sangat jelas serta sangat minim noise

 

Zen UI 4.0, Lebih Simpel Lebih Rapi
ASUS akhirnya menghadirkan tampilan yang lebih fresh pada antarmuka terbarunya yang dinamakan ZenUI 4.0 ini. Menurut kami, ketika membandingkannya dengan UI sebelumnya alias versi 3.0, ZenUI 4.0 benar-benar terasa bersih dan menyengkan.

Jika dibandingkan dengan sebelumnya, ASUS telah menyingkirkan 29 aplikasi yang sangat jarang dimanfaatkan oleh penggunanya. Tujuannya agar semakin banyak ruang yang tersisa dari kapasitas internal storage yang bisa dipakai secara maksimal oleh pemiliknya. Dari sisi desain, icon-icon dan wallpaer pada Zen UI 4.0 juga lebih segar.

Berikut adalah beberapa poin penting yang dihadirkan dari User Interface terbaru ini.

• Galeri Pintar
Pada ZenUI terbaru, ASUS menghadirkan teknologi AI (articial intelegence) berupa facial recognition pada Galeri-nya. Ketika misalnya Anda membuat grup (folder) yang terdiri dari teman-teman atau keluarga, nantinya aplikasi Galeri mampu mengelompokan foto-foto yang pernah terdeteksi sebagai famili atau teman itu ke dalam grup khusus yang telah dibuat oleh pengguna sebelumnya.

• Page Marker untuk browser Chrome
Anda pasti pernah sesekali ingin menyimpan artikel bagus yang pernah dibaca agar bisa dilihat ulang atau dibaca kembali bukan? Nah salah satu fitur yang terdapat pada ZenUI 4 bisa mempermudah hal tersebut. Fitur itu bernama Page Marker.

Pager Marker dapat digunakan ketika Anda menggunakan peramban miliki Google yakni Chrome Browser. Ketika sedang berselancar di dunia maya dan menemukan tulisan bagus, pengguna bisa menandainya melalui Page Marker, dan bahkan membukanya dari device, seperti laptop, PC atau tablet, asalkan telah menginstal Chrome dan mensinkronisasinya.

• Safeguard SOS
Safeguard SOS adalah fitur yang sangat berguna manakala pengguna sedang dalam keadaan yang tidak baik atau situasi darurat. Ketika Anda mengaktifkan fitur ini, Anda bisa menggunakan fitur SOS Call. Cukup hanya menekan tombol power tiga kali nantinya smartphone akan secara otomatis menghubungi telefon emergency seperti kepolisian dan sebagainya.

Kemudian fitur satunya lagi akan mengirimkan pesan berupa lokasi Anda kepada teman yang telah Anda tentukan.

Performa Hardware
Sebelum membahas lebih lanjut, kita bahas sedikit spesifikasi teknis utama dari ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL. Smartphone ini memiliki jeroan mesin antara lain, CPU Qualcomm Snapdrgon 625 octa core SoC (8x ARM Cortex A53), GPU Qualcomm Adreno 506, RAM 4GB, storage 64GB, layar resolusi Full HD, sistem operasi Android 7.1.1 yang dilapisi oleh user interface atau sistem antarmuka ZenUI 4.0.

Untuk mengukur sejauh mana performa yang ditawarkan, kami melakukan pengujian menggunakan aplikasi standar yang sangat umum digunakan yakni AnTuTu, Geekbench, 3D Mark dan NenaMark. Kurang afdol rasanya jika kita tidak mencoba memainkan beberapa game di smartphone ini. Untuk itu, kami mencoba memainkan game-game casual seperti Stone Age Begins, PES Club Manager, dan Mobile Legends.

Tak lupa, kami juga coba melakukan olah grafis, yakni mengedit video dengan aplikasi FilmoraGo dan Kinemaster. Seperti apa performanya?

Dari sisi kinerja, hasil benchmark menunjukkan bahwa performa smartphone ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi terkini, grafis dan game. Kemampuan prosesornya saat bekerja, baik dalam modus single-core ataupun multi-core cukup mumpuni.

Mengedit video hasil rekaman kamera ZenFone 4 Selfie Pro langsung di perangkatnya menggunakan aplikasi FilmoraGo ataupun Kinemaster tidak ada masalah. Kami merasa sangat puas dengan performa yang diberikan smartphone yang satu ini.

Multitasking juga terasa amat lancar. Tidak ada kendala ketika harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya ketika sistem sedang berjalan. Secara teknis, di atas kertas kecepatan prosesornya mampu mendulang speed hingga 2.20GHz dan performa tersebut terasa gegas. Kesimpulannya, tidak ada yg perlu dikhawatirkan dari performa smartphone ini.

 

Comments
To Top