Sosial

Galang Dana untuk Njuah, Mahasiswa Turun ke Jalan

Mahasiswa Galang Dana untuk pengobatan Njuah Masdiani penderita atresia biller di Kota Banda Aceh

Foto | Wawan

ACEHTERKINI.COM | Penyakit atresia bilier yang diderita Njuah Masdiani bayi berumur enam bulan warga Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam menjadi perhatian penuh oleh hampir semua kalangan. Sebab, selain terbilang penyakit langka, biaya perobatan penderita atresia bilier juga terbilang mahal hingga mencapai milyaran rupiah.

Untuk membantu meringankan beban biaya perobatan Njuah Masdiani, sejumlah organisasi mahasiswa turun ke jalan untuk menggalang dana.

Ketua Himpunan Pelajar Perantauan Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Kota Subulussalam di Banda Aceh, Rahmanudin melalui siaran persnya yang diterima acehterkini menjelaskan, pihaknya turun ke jalan menggalang dana sebagai bentuk solidaritas untuk Njuah Masdiani yang kini sudah di ruang rawat insentif di ruang ICU RSUDZA Banda Aceh.

Kata Rahmanudin, anggotanya turun ke jalan sejak Jumat (27/10/2017) mulai pukul 08.30 wib hingga malam hari dengan mendatangi warung kopi untuk meminta sumbangan biaya pengobatan Njuah.

Selain ke warung-warung, mahasiswa juga menggelar aksi peduli Njuah di Simpang Lamprit, Simpang Lima dan di Simpang Dodik Kota Banda Aceh.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat menyumbang Njuah begitu tinggi. Hasil penggalangan nantinya akan langsung kami serahkan kepada orang tua Njuah,” kata Rahmanudin, Aleuhat (29/10/2017).

Selain melakukan aksi solidaritas penggalangan dana, HPP SHaF juga berupaya menjumpai Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf untuk beraudiensi terkait biaya pengobatan Njuah Masdiani yang sangat mahal yang nantinya akan di rujuk ke RSCM di Jakarta.

“Kita berharap agar Pemerintah Aceh dapat memberikan solusi terbaik untuk pengobatan Njuah Masdiani,” katanya.

Sementara, aksi yang sama juga digelar oleh mahasiswa HIMAPAKOSAKA – Lhokseumawe, HIMAPPKOS Sumatera Utara dan mahasiswa asal Subulussalam di Yogyakarta juga menggalang dana untuk Njuah.

Sedangkan di Kota Subulussalam, beberapa komunitas, seperti komunitas Scoopy Subulussalam dan Gerakan Anak Subulussalam (GAS) juga menggelar aksi peduli Njuah didepan lapangan Baringin. [Alim]

To Top