Kesehatan

Biaya Operasi Mahal, Bayi Penderita Liver dan Kista Butuh Uluran Tangan

Njuah Masdiani Bako bersama ibunya Masnawati, bayi penderita liver dan kista asal Subulussalam ini butuh uluran tangan

Foto | Alim

ACEHTERKINI.COM | Bayi ini masih berumur enam bulan. Namanya Njuah Masdiani Bako, warga Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Keseharian terus menangis dan merintih di rumah orang tuanya di Jalan Teuku Umar, Lae Oram karena menderita liver dan atresia bilier atau gangguan fungsi hati.

Bayi pasangan Samidin Bako dan Masnawati ini sebelumnya sudah dibawa berobat ke RSUP Adam Malik, Medan Sumatera Utara, tapi dokter disana tidak bisa berbuat banyak dan menyarankan agar bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit di Jakarta untuk dioperasi.

“Sudah satu bulan kami berada di RSUP Adam Malik dan disarankan dibawa ke Jakarta untuk dioperasi,” kata Masnawati sambil memangku anak pertamanya itu.

Masnawati menjelaskan pihak BPJS hanya bisa menanggung biaya pengobatan sebesar Rp250 juta, sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk kesembuhan Njuah berkisar miliaran rupiah.

“Perkiraan biaya ini dari keterangan dokter, kami hanya bisa pasrah dan membawa anak kami pulang kembali ke Subulussalam,” ujar Masnawati.

Menurut ibunya itu, bayi berkulit hitam manis ini diketahui perutnya membesar setelah umur tiga bulan. Namun, penjelasan dari dokter bahwa penyakit itu sudah bawaan dari lahir.

Karena keterbatasan kemampuan biaya, Masnawati mengaku sudah berupaya berbagai macam cara, salah satunya dengan menyebarkan foto Njuah dengan keadaan perut membuncit di internet. Hasilnya ada beberapa orang menanggapi dengan positif dan menyalurkan bantuan uang.

“Kepala Dinas Kesehatan Subulussalam, Mashyuri langsung turun ke rumah Njuah dan akan membawa Njuah ke RSUZA di Banda Aceh, Senin depan,” kata Masnawati.

Bagi masyarakat yang kiranya ingin membantu seikhlasnya biaya berobat Njuah dapat menghubungi Masnawati di nomor 082213179420. [Alim]

To Top