Lingkungan

60 Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Paling Banyak di Nagan Raya

Kebakaran lahan di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat

Dokumentasi Aceh Terkini

ACEHTERKINI.COM | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh mendeteksi 60 titik panas di 12 kabupaten kota. Kasie Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria, Selasa (24/10/2017) menyebutkan sebaran titik panas paling banyak ada di Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat.

Ia menjelaskan tingkat kepercayaan paling tinggi 96 persen di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Sementara tingkat kepercayaan paling rendah ada di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

“Titik panas ini dari hasil pantauan Sensor Modis yaitu Satelite Terra dan Aqua pada Senin, (23/10/2017) pukul 07.00 wib hingga Selasa (24/10/2017) pukul 06.00 wib,” sebut Zakaria.

Kabupaten Nagan Raya terpantau 16 titik panas di Kecamatan Darul Makmur dan Kuala. Sementara 15 titip panas yang terpantau di Aceh Barat berada di Kecamatan Johan Pahlawan, Samatiga, Kaway XVI dan Kecamatan Arongan Lambalek.

Aceh Tengah menyumbang 10 titik panas yang terpantau di Kecamatan Atu Lintang, Laut Tawar, Linge, dan Kecamatan Jagong Jeget.

Aceh Barat Daya (Abdya) sumbang empat titik panas yang semuanya berada di Kecamatan Babahrot. Begitu juga Aceh Selatan terpantau empat titik panas di Kecamatan Trumon Timur, Trumon, Bakongan dan Bakongan Timur.
Gayo Lues sumbang empat titik panas di Kecamatan Blang Jeuramo dan Kecamatan Putri Betung. Bireuen terpantau dua titik panas di Kecamatan Jeumpa dan Peudada.

Sebaran Titik Panas di Aceh, 23-24 Oktober 2017. [BMKG Aceh]

Kemudian Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil masing-masing terdeteksi satu titik panas.

Sebelumnya, Kepala BPBD Aceh Barat, Syahluna Polem mengatakan petugas dari lintas sektor sedang berupaya terus memadamkan kebakaran lahan.

Untuk pemadaman api, kata Kepala BPBD Aceh Barat sudah mengerahkan sejumlah armada kebakaran dan pemantauan udara dengan drone milik BPBD Aceh Barat.

“Kita sudah kerahkan petugas, alat pemantau berupa drone, bantuan mesin pompa air, dan melakukan koordinasi dengan lintas sektor. Sejumlah titik api sudah mulai padam setelah diturunkan tim dari Polres Aceh Barat, Kodim 0105 Aceh Barat,” kata Syahluna Polem kemarin.

“Kebakaran lahan di Aceh Barat karena warga membuka lahan dengan cara membakar,” demikian Syahluna Polem. [Firman/Wawan]

To Top