Layanan Publik

Satpol PP dan WH Aceh gelar Pembekalan Teknis Pulbaket

Satpol PP dan WH Aceh Menggelar Pembekalan Teknis Pulbaket Terhadap Pelanggaran Qanun Jinayat dan Qanun Syariat Islam di Aceh, Rabu 6 September 2017

ACEHTERKINI.COM | Satpol PP dan WH Aceh melaksanakan pembekalan teknis Pulbaket dalam rangka deteksi dini dan pencegahan terhadap pelanggaran Qanun atau Perda. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Arabia, Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (6/9/ 2017).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 53 peserta yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang ada dilingkungan Satpol PP WH Provinsi Aceh dan Satpol PP WH kabupaten kota seluruh Aceh.

Kegiatan pembekalan teknis Pulbaket ini bertujuan untuk memberi pemahaman mendalam tentang proses pengumpulan barang bukti dan keterangan serta meningkatkan kapasitas PPNS dalam melakukan penyidikan.

Kasatpol PP dan WH Aceh, Dedy Yuswadi AP dalam arahannya kepada seluruh peserta yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Satpol PP WH Aceh Muhammad Iswanto SSTP. MM menyampaikan sangat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan pembekalan teknis Pulbaket ini.

“Pembekalan ini dapat menjadi momentum peningkatan kemampuan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sehingga lembaga Satpol PP dan WH Aceh mampu menyelenggarakan ketertiban umum dan menghasilkan aparatur yang profesional,” kata Muhammad Iswanto.

“Semoga dengan adanya pelatihan Pulbaket ini penyidik lebih memahami tugas dan tanggungjawabnya sehingga terhindar dari kesalahan prosedur penangganan kasus pelanggaran,” harap dia.

Satpol PP dan WH Aceh Menggelar Pembekalan Teknis Pulbaket Terhadap Pelanggaran Qanun Jinayat dan Qanun Syariat Islam di Aceh, Rabu 6 September 2017

PPNS merupakan ujung tombak dalam menegakkan dan mengawal qanun atau Perda khususnya Qanun Jinayat dan Qanun Syariat Islam. “PPNS inilah yang berhadapan langsung dengan setiap pelanggar qanun atau Perda tadi,” ujar Iswanto.

Disamping itu kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Endin Saprudin menambahkan salah satu kendala saat ini dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran qanun atau Perda adalah miminnya jumlah SDM PPNS, terutama di kabupaten kota.

“Ada Satpol PP WHnya di daerah yang belum memiliki PPNS guna penegakan qanun atau Perda khususnya Qanun Jinayat dan Qanun Syariat Islam,” kata Endin.

Pembekalan Pulbaket ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten, yaitu Riza Nizarli SH, MH dari Fakultas Hukum Unsyiah dengan materi penerapan hukum positif indonesia setelah lahirnya Qanun Jinayat.

Kemudian Intelkam Polda Aceh dengan materi teknik dan taktik penyelidikan, Kabid Penegakan Perundang-undangan Endin Sapruddin SPi dan Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP WH Aceh, Marzuki S.Ag MH. [Edi]

To Top