Hukum

Polisi Ciduk Pemakai Ganja di Abdya

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menciduk pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial KP (20) warga Desa Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Abdya, Kamis (7/9/2017) sekitar pukul 12.00 wib.

KP terbukti menggunakan barang haram tersebut, setelah polisi berhasil mengamankan empat bungkus biji ganja ditambah dua bungkus daun ganja kering yang dikemas dalam kertas koran seberat 55,92 gram.

Selain mengamankan biji dan daun ganja, Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) lain berupa satu buah kaca pirek, satu buah bong dan satu unit HP sebagai barang bukti hasil pengembangan setelah pelaku ditangkap.

“Sejauh ini pelaku masih kita periksa, apakah juga menggunakan sabu atau hanya daun ganja saja. Pasalnya, kita juga menemukan alat hisab sabu yang merupakan milik pelaku,” kata Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Narkoba Ipda Mahdian Siregar, Jumat (8/9/2017).

Penangkapan pelaku, lanjut Ipda Mahdian, berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah dikembangkan, pihaknya baru menemukan tanda-tanda tentang adanya transaksi narkoba jenis ganja di lokasi tersebut.

“Begitu informasi sudah lengkap, kita bersama tim lansung melakukan pengejaran agar pelaku tidak bisa melarikan diri,” tuturnya.

Selain menangkap pelaku dan barang bukti berupa ganja, polisi melakukan pengembangan lebih lanjut hingga menemukan alat hisab narkoba jenis sabu di Desa Cot Mane, Kecamatan Jeumpa. “Alat hisab sabu tersebut, diakui juga merupakan milik pelaku,” lanjut Ipda Mahdian kepada wartawan.

Untuk proses lebih lanjut, tambah Mahdian, pelaku beserta barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Abdya. Sementara waktu masih dalam tahap pemeriksaan, Polisi akan terus mengintrogasi pelaku terkait penggunaan ganja tersebut, kemungkinan bisa saja akan ada tersangka lainnya.

“Akibat ulahnya itu, pelaku akan terancam kurungan selama 20 tahun sesuai dengan pasal 111 ayat (2) sub pasal 114 ayat (2) sub pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” demikian sebutnya. (Rizal)

To Top