Lingkungan

Orangutan dari Rawa Tripa Melahirkan di Jantho, Aceh Besar

Marconi bersama anaknya Masen di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar.

Foto | BKSDA Aceh

ACEHTERKINI.COM | Orangutan Sumatera (Pongo abelli) yang diambil dari kawasan Rawa Tripa tepatnya di Alue Bilie, Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2009 lalu kini melahirkan anak secara alami di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo menjelaskan induk Orangutan yang diambil dari Nagan Raya itu dibawa ke Pusat Karantina BatumBelin Sibolangit, Sumatera Utara pada Desember 2009 lalu. Induk orangutan ini diberi nama Marconi yang saat itu diperkirakan berumur 4 atau 8 tahun.

Marconi bersama anaknya Masen di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar. [Foto : BKSDA ACeh]

“Marconi dibawa ke Jantho, Aceh Besar pada Agustus 2011. Kemudian ia jatuh hingga melukai lengan atasnya, Marconi dibawa kembali ke Sibolangit untuk menjalani perawatan. Pada Mei 2012, Marconi kembali ke Jantho dan mulai menyesuaikan diri dengan rumah barunya,” kata Sapto Aji Prabowo.

Keberadaanya di Jantho tetap dipantau Tim Pemantau dari SOCP, hingga akhirnya ditemukan Marconi sudah melahirkan anak secara alami pada 11 September 2017. Anaknya diberi nama Masen mengingat tanah kelahirannya di wilayah Ulu Masen.

Marconi bersama anaknya Masen di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar. [Foto : BKSDA ACeh]

Program reintroduksi Orangutan di Cagar Alam Jantho, Aceh Besar sudah berjalan 7 tahun yang dilaksanakan SOCP bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Ini adalah kasus pertama adanya bayi Orangutan Sumatera yang lahir secara alami dari induk Orangutan Sumatera yang direintroduksi ke alam,” demikian Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo. [Firman]

Comments
To Top