Sosial

Muncul Kontroversi, Nama Tsunami Cup Diganti jadi Disaster Awareness Cup

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf

ACEHTERKINI.COM | Penyelenggaraan kompetisi sepak bola Tsunami Cup yang sempat menimbulkan kontroversi akhirnya diganti namanya oleh Gubernur Aceh menjadi Disaster Awareness Cup 2017.

Kepala Humas dan Protokol Aceh, Mulyadi Nurdin yang mengutip pernyataan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyampaikan event-event yang berskala internasional diharapkan dapat menyakinkan dunia bahwa Aceh saat ini adalah daerah yang benar-benar aman dan nyaman untuk dikunjungi, baik untuk tujuan wisata maupun untuk berinvestasi.

“Suksesnya event internasional ini diharakan tidak ada lagi keraguan dari pihak luar untuk menanamkan modalnya di Aceh,” tutur Irwandi Yusuf.

“Kita tidak bisa berteriak-teriak Aceh aman, kita harus melakukan aksi nyata. Aceh harus meriah dan gebyar, harus kita buktikan,” ujar Mulyadi Nurdin mengutip Irwandi Yusuf, Sabtu (23/9/2017).

Sebelumnya Pemerintah Aceh merencanakan kompetisi sepak bola Tsunami Cup 2017 dengan mengundang Negara Thailand, Malaysia, Srilanka dan Jepang pada November hingga Desember 2017 mendatang.

Namun nama Tsunami Cup menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Aceh, sehingga Gubernur Aceh akhirnya menggantikan nama kompetisi tersebut menjadi Disaster Awareness Cup 2017

Kompetisi ini digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Kota Banda Aceh. Pemerintah Aceh sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan stadion dan pelaksanaan kegiatan tersebut dalam Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) Perubahan tahun 2017 sebesar Rp11 miliar.

Comments
To Top