Sosial

Kurangi Pengangguran, Puluhan Warga Abdya Dilatih Berwirausaha

Kepala Disnakertrans Abdya, Rosita SAg, Mhum menutup kegiatan pelatihan Tahu Tempe yang berlansung di Aula gedung PKK Abdya, Jum’at (15/9).

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), puluhan warga dari sembilan kecamatan dalam Kabupaten Abdya dilatih berwirausaha melalui pelatihan cara membuka lapangan kerja baru di kabupaten setempat.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Abdya, Rita Fadhila, Jum’at (15/9/2017) mengatakan, pelatihan itu bertujuan untuk menggali minat dan bakat warga Abdya yang berusia produktif berumur mulai 20-30 tahun keatas.

Ada beberapa pelatihan yang dilaksanakan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Abdya, diantaranya pelatihan pembuatan Tahu Tempe yang dilaksakan selama 16 hari dengan jumlah peserta 20 orang yang di acak berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Gampong (Desa) dan kecamatan masing-masing.

Selain pelatihan pembuatan Tahu Tempe, pihaknya juga melaksanakan pelatihan Menjahit Kasab (bordir adat hiasan khas wilayah Barat Selatan Aceh) yang diikuti 20 orang peserta yang dominannya dari Kecamatan Lembah Sabil dan Manggeng serta sebagian kecamatan lainnya.

Selanjutnya, pelatihan menjahit pakaian wanita juga dengan jumlah peserta 20 orang. Selain itu juga ada pelatihan Perbengkelan, Pembuatan Aneka Kerupuk dan terakhir melatih para teknisi Hendphone (HP) yang bekerja sama dengan sejumlah mitra usaha yang sudah ada di Kabupaten Abdya.

“Antusias peserta sangat besar, malahan mereka meminta agar waktunya ditambah lagi supaya dalam pelaksanaannya akan lebih maksimal,” kata Rita dalam acara Penutupan Pelatihan Pembuatan Tahu Tempe di Aula Gedung PKK Abdya, Desa Kuta Tuha, Blangpidie.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disnakertrans Abdya, Rosita SAg Mhum, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan terlaksananya pelatihan ini. Teruma kepada sejumlah mitra usaha yang sudah sudi kiranya memberikan lokasi untuk dijadikan tempat praktek secara lansung dalam rangka mendukung pelatihan ini.

“Ada beberapa tempat usaha yang dijadikan sebagai lokasi praktek untuk para peserta, pemilik usaha sendiri tidak merasa terganggu dengan kegiatan pelatihan itu. Maka dengan ini Pemerintah Kabupaten Abdya mengucapkan terimakasih kepada para pemilik usaha, atas dukungannya,” kata Rosita

Menurutnya, jika kegiatan pelatihan tersebut dianggap sukses dengan mampu melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru di Abdya, maka ke depannya kegiatan tersebut akan terus ditingkatkan hingga lapangan pekerjaan baru akan banyak tercipta di Abdya. “Tentunya itu tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan pihak terkait lainnya,” sebut Rosita disela akan menutup kegiatan tersebut.

Terakhir, Rosita mengatakan, anggaran yang dikucurkan dalam pelaksanaan pelatihan ini mencapai Rp. 1 miliar melalui dana Otsus tahun 2017. Sementara untuk pelatihan teknisi HP ditanggung dengan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2017.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak desa dalam mendukung kegiatan ini melalui dana desa, agar di desa juga akan dibuka pelatihan yang sama, supaya usaha yang akan dihasilkan nanti bisa menjadi koperasi atau usaha milik gampong itu sendiri,” demikian tuturnya. (Rizal)

To Top