Layanan Publik

Korsleting Listrik Penyebab Utama Kebakaran di Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB bersama Kapolres Memeriksa Rumah M. Nurdin setelah terbakar akibat korsleting listrik di Desa Padang Kleng, Kecamatan Teunom, Kamis 21 September 2017.

Foto | Arif

ACEHTERKINI.COM | Bupati Aceh Jaya, Drs. T. Irfan TB menyatakan penyebab utama kebakaran di Aceh Jaya karena korsleting listrik. “Sering terjadi kebakaran di Aceh Jaya umumnya karena arus pendek listrik,” kata T. Irfan kepada acehterkini di Gampong Padang Kleng, Teunom, Kamis (21/9/2017).

Bupati Aceh Jaya menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Padang Kleng, Kecamatan Teunom, Kamis (21/9/2017). Foto : Arif]

Usai menyerahkan bantuan masa panik kepada M. Nurdin, korban kebakaran di Gampong Padang Kleng, Kecamatan Teunom, Rabu (20/9/2017) malam kemarin, Bupati Aceh Jaya mengajak masyarakat selalu waspada dan mematikan arus listrik saat meninggalkan rumah.

“Kalau mau pergi tinggalkan rumah, periksa baik-baik arus listrik dan kabel-kabel, juga kompor gas. Warga harus selalu waspada akan bahaya kebakaran,” ujarnya.

Disisi lain, Bupati Aceh Jaya meminta pihak PLN untuk dapat melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap rumah-rumah warga yang dibangun oleh donatur pasca tsunami 2004 lalu. Menurut bupati rumah-rumah yang dibangun donatur sering bermasalah arus dan kabel listrik yang tidak seimbang.

“Karena listrik jadi penyebab utama, maka kami berharap kepada PLN untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap rumah-rumah warga yang dibangun donatur. Kami melihat ada masalah dari pemasangan kabel listrik di rumah-rumah warga tersebut, kami minta PLN cari solusi,” kata Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Jaya, Baitul Mal, BPBK dan Dinsos Aceh Jaya yang didampingi Muspika Teunom, aparatur desa dan kepolisian setempat menyerahkan bantuan masa panik kepada Nurdin salah seorang petani di Desa Padang Kleng, Kecamatan Teunom yang rumahnya terbakar karena korsleting listrik.

Bupati Aceh Jaya menyerahkan bantuan berupa pangan dan sandang serta dana tanggap masa panik sebesar Rp2 juta. Pemerintah Aceh Jaya juga akan membangun rumah shelter kepada M. Nurdin dan akan berusaha memperbaiki rumahnya yang hangus terbakar. [Arif]

To Top