Politik

Kesbangpol Aceh Gelar Diskusi Konflik Pilkada di Aceh Jaya

Kesbangpol Aceh Gelar Diskusi Konflik Pilkada di Aceh Jaya, Selasa 26 September 2017

Foto | Arif

ACEHTERKINI.COM | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menggelar diskusi di Acay Kupi Kota Calang terkait isu konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg).

Kegiatan yang dikemas dengan Focus Group Discussion (FGD) ini menghadirkan Organisasi Masyarakat (Ormas), LSM dan media di Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (26/9/2017).

Pemandu FGD, Musmulyadi dari Kesbangpol Aceh mengatakan, konflik pada Pilkada memang tidak langsung hilang begitu saja. Konflik ini yang sangat berdampak adalah masyarakat menengah ke bawah atau masyarakat desa.

“Sekarang kita melihat para kandidat yang bertarung di Pilkada sudah makan semeja, namun kita di masyarakat masih ada blok-blok yang memisahkan antar pendukung,” kata Musmulyadi.

“Kita dapat ambil pelajaran, jika para petinggi sudah berdamai dan bersatu maka kita masyarakat juga harus ikut berdamai dan bersatu untuk membangun daerah,” tuturnya.

Dr. Kamaruzzaman Bustaman Ahmad juga terlihat hadir dalam diskusi itu. Ia mengatakan konflik Pilkada adalah hal yang lumrah terjadi, namun jika konflik ini masih berkelanjutan akan merugikan masyarakat itu sendiri dan dapat memecahbelahkan persatuan di masyarakat.

Untuk mengurangi konflik, Kamaruzzaman mengajak masyarakat agar tidak terlalu fanatik pada pilihan kandidat. Kemudian pemerintah juga harus netral, mulai dari pemerintah desa, pemerintah daerah, peran Ormas, LSM dan organisasi kepemudaan.

“Lembaga itu diharapkan tidak mudah terprovokasi dalam isu-isu yang dapat merusak tatanan di masyarakat,” kata Kamaruzzaman. [Arif]

Comments
To Top