Ekonomi

Jatah Pupuk Subsidi di Abdya Minim

Musim Tanam Redengan

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Menghadapi masa tanam (MT) Rendengan Tahun 2017, jatah pupuk subsidi untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hanya tersisa 40 persen lagi. Sementara 60 persen lainnya sudah terserap pada MT Gadu Tahun 2017 lalu.

Pada saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya sedang berupaya mencari solusi terkait dengan persediaan pupuk subsidi di Abdya. Bupati Abdya, Akmal Ibrahim beberapa waktu lalu juga sudah berkonsultasi dengan Dirjen Kementerian Pertanian RI menganai persedian pupuk untuk petani di Abdya.

“Semoga saja, upaya pak Bupati untuk menambah kouta pupuk subsidi di Abdya menghadapi rendengan yang akan terlaksana bulan ini akan terkabulkan,” kata Kabid Produksi Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya Ir Hamdan kepada wartawan usai acara musyawarah turun kesawah yang berlansung di pendopo bupati, Selasa (12/9/2017).

Sementara itu, dalam acara musyawarah turun kesawah tersebut, Kepala Distanpan Abdya, Ir Muslem Hasan, melaporkan hal yang sama. Dimana, sebanyak 60 persen jatah pupuk subsidi untuk Kabupaten Abdya sudah terserap pada MT Gadu tahun 2017. Jadi, hanya tinggal 40 persen saja jatah pupuk subsidi untuk Abdya.

“Kita berharap jumlah kouta pupuk subsidi di Abdya akan bertambah, agar petani tidak khawatir akan kelangkaan persediaan pupuk subsidi nantinya,” ungkap Muslim dihadapan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim didampingi Wakil Bupati Muslizar MT, turut dihadiri Staf Ahli Menteri Pertanian RI Ir Mufti Sarjono, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Hasanuddin Darjo, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Puji Hartono SIP, Kapolres Abdya AKBP Andy Herawan SIK, para anggota DPRK, mewakili Kajari Abdya, Sekda Abdya Drs Thamren, para Kepala SKPK, para camat, para Kepala Desa dan para Kujrun Blang (tokoh adat sawah).

Kata Muslim, proses panen untuk MT Gadu tahun 2017 di Kabupaten Abdya sudah mencapai 80 persen. Hasil ubinan yang dihasilkan dalam masa panen tersebut mencapai 7,6 sampai 10,4 ton perhektar. Jika di hitung secara rata-rata mencapai 7,8 ton perhektar.

“Meski dengan persiapan yang tidak memadai, terutama alat dan juga persediaan bibit dan pupuk, namun hasilnya cukup memuaskan, semoga saja dalam rendengan mendatang akan lebih meningkatkan lagi,” ungkapnya.

Untuk mendukung proses turun kesawah pada MT Rendengan mendatang, Pemkab Abdya sudah dibantu bibit unggul varietas ceherang yang tahan terhadap hama wereng yakni sekitar 200 ton untuk lima ribu hektar lahan.

“Kami berharap petani tidak menggunakan varietas lain yang justru akan memancing datangnya hama wereng coklat seperti pada MT Gadu lalu,” sebut Muslim.

Guna mensukseskan penggarapan lahan, tambah Muslim, Distanpan memiliki 34 unit traktor 4 WD, namun yang beroperasi hanya 19 unit, sisanya rusak. Kemudian dari 647 unit handtraktor yang berfungsi 401 unit, karena sisanya juga rusak. Mini Komben sebanyak 5 unit, 2 unit dalam kondisi rusak. (Rizal)

Comments
To Top