Sosial

Jadi Pembina Upacara, Wabup Abdya Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba

Wakil Bupati Abdya Muslizar MT menjadi Pembina Upacara di SMPN Tangan-Tangan, Senin (18/9/2017).

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Wakil Bupati (Wabup) Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar MT mengingatkan siswa di kabupaten setempat untuk menjauhi narkoba, karena bisa merusak diri dan menjadikan seseorang bisa gila bahkan kematian.

Muslizar mengatakan, tidak ada orang sukses akibat kecanduan narkoba. Semua harus berakhir dengan kesengsaraan. “Saya ingatkan kepada siswa untuk menjauhi narkoba, jangan coba-coba mendekati atau memakai karena bisa merusak diri,” katanya saat menjadi Pembina Upacara di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tangan-Tangan, Senin (18/9/2017).

Narkoba merupakan barang haram yang dilarang penyalahgunaannya, tidak ada toleransi sedikitpun bagi yang menggunakan narkoba. “Kembali saya ingatkan untuk menjauh dari barang haram tersebut, banyak contoh yang sudah kita lihat akibat buruk dari penyalahgunaan narkoba,” tutur Muslizar yang juga pernah menjadi siswa di SMP tersebut.

Selain menjauhi narkoba, Muslizar juga meminta agar siswa tidak menggunakan handphone (HP) untuk melihat hal yang tidak senonoh. Pergunakan HP untuk belajar dan melihat fitur-fitur yang baik-baik saja. “Terkadang penggunaan alat elektronik yang salah akan menyesatkan dan menjerumuskan kita pada kemaksiatan serta kejahatan,” ujarnya.

Maju mundurnya sebuah daerah juga tergantung pada mutu pendidikannya, maka dari itu mari sama-sama meningkatkan mutu pendidikan di Abdya agar lebih baik dan Islami. “Kita akan menerapkan di sekolah-sekolah, sebelum memasuki ruang belajar untuk mengisi dengan ceramah tentang agama Islam dan pengajian,” sebutnya.

Disamping itu, Muslizar juga mengulang kisah pada saat ia masih duduk di bangku SMP tersebut. Jauh sebelumnya, SMP ini masih dalam kondisi tanpa pagar, tanpa jendela bahkan pintu-pintu ruang sekolah banyak yang rusak. Akan tetapi dengan semangat dan kerja keras, siswa lulusan SMP ini banyak yang sukses.

“Sarana tidak menjadi tolak ukur untuk kesuksesan seseorang, namun tergantung pada kedisiplinan dan ketekunan serta kerja keras dari orang tersebut untuk mencapai kesuksesan,” katanya.

Saat ini banyak sarana pendukung yang sudah diberikan oleh pemerintah, mulai dari Dana BOS, Bantuan untuk siswa kurang mampu termasuk sarana pendukung lainnya. “Waktu saya dulu, itu semua tidak ada, bahkan untuk membeli sepatu saja terkadang susah,” sebutnya.

Untuk itu, Muslizar mengajak siswa agar meningkatkan minat belajar yang sungguh-sungguh, sehingga pada suatu saat nanti bisa menjadi penerus generasi yang akan datang untuk menajdi pemimpin di Abdya. (Rizal)

To Top