Sosial

Anggota Dewan Ogah Pakai Baju Adat Dengan Logo Mirip Parpol

Anggota DPRK Subulussalam, Rasumin Pohan

ACEHTERKINI.COM | Anggota DPRK Subulussalam, Rasumin Pohan menegaskan tidak akan memakai baju adat yang ditempah Majelis Adat Aceh (MAA) setempat pada upacara peringatan hari jadi Subulussalam ke-55 besok, Kamis (14/9/2017).

Alasannya, karena baju yang baru ia terima dari MAA tersebut memiliki logo mirip partai politik nasional yaitu pohon beringin.

Melalui sambungan telepon selulernya, Rasumin yang sebelumnya memposting foto baju tersebut di akun facebooknya mengatakan, sesuai Keputusan Wali Kota Subulussalam Nomor 188.35/173.4/2017 tentang penetapan desain motif dan ornamen busana adat kebesaran Kota Subulussalam yaitu, model busana teluk belanga, warna dasar hitam.

Lalu, kerah leher busana kerah sanghai bermotif bunga repun, sedangkan pada bagian dada diletakkan motif pucuk rebung dan motif terawang. Dibawah motif terawang sebelah kanan diatas kantong busana diposisikan ornamen cerana (pepinangan), pada ujung lengan kanan dan kiri diletakkan motif bunga repun, motif pucuk rebung dan motif terawang.

Selanjutnya, kancing baju berwarna kuning keemasan, berjumlah 16 buah diposisikan 8 buah pada bagian depan mulai dari kerah busana sampai ke bawah, empat buah dibagian lengan sebelah kiri yang melambangkan 16 kerajaan di simpang kiri dan 8 di simpang kanan.

Namun, kata Rasumin, sayangnya yang dibuat tidak sesuai dengan keputusan Wali Kota tersebut. “Ada apa ini. Kenapa logo pohon beringin diletakkan yang tidak semestinya. Pohon beringin itu tidak ada dalam sejarah Subulussalam, yang ada logo partai Golkar pohon beringin yang diketuai pak Merah Sakti sebagai Wali Kota Subulussalam saat ini,” kata Rasumin.

Rasumin mengatakan, selain dirinya yang ogah memakai baju tersebut besok hari pada upacara peringatan Hari Jadi Subulussalam ke-55 di lapangan Sada Kata, beberapa anggota dewan lainnya juga sepakat tidak memakai baju tersebut. [Alim]

To Top