Sosial

10 Muharram, Ini Manfaat Puasa Asyura

ACEHTERKINI.COM | Asyura adalah hari kesepuluh dari Bulan Muharram. Hari Asyura disunatkan bagi kita berpuasa. Hadis Riwayat Muslim yang artinya menyebutkan “Puasa di hari Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu”.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimatullah dalam al Fatawa al Kubra Juz ke IV berkata, puasa Hari Asyura menjadi kafarah atau penghapus dosa selama satu tahun dan tidak dimakruhkan berpuasa pada hari itu saja. Tahun 1439 Hijriah, hari Asyura jatuh pada Sabtu, 30 September 2017.

Sedangkan Ibnu Hajar al Haitami dalam Tuflah al Muhtaj menyimpulkan bahwa tidak apa –apa berpuasa pada hari itu saja.

Selain merupakan bulan pertama dalam penanggalan hijriah, bulan Muharram juga termasuk salah satu bulan haram seperti Bulan Zulhijjah, Zulqaidah, Rajab dan Muharram.

Abu Mudi dalam situsnya mudimesra.com menyebutkan, bulan Muharram adalah bulan yang sangat baik untuk berpuasa setelah bulan Ramadhan. Yang paling afdhal berpuasa setelah bulan Ramadhan adalah bulan Muharram, dan yang paling utama shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam.

Kelebihan hari Asyura disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, artinya sesungguhnya Allah mewajibkan atas bangsa israil puasa satu hari dalam setahun yaitu pada hari Asyura. Hari Asyura adalah hari sepuluh bulan Muharram, maka berpuasalah kamu pada hari tersebut dan perbanyaklah nafaqah terhadap keluargamu pada hari tersebut.

Karena siapa saja yang memperbanyak memberi nafaqah terhadap keluarganya pada hari tersebut maka Allah akan meluaskan (rizkinya)pada ketinggalan tahun tersebut. Maka berpuasalah karena hari tersebut adalah hari Allah menerima taubat Nabi Adam sehingga Nabi Adam menjadi bersih, dan Allah mengangkat Nabi Idris as ke tempat yang tinggi, Allah mengeluarkan Nabi Nuh as dari kapal, Allah melepaskan Nabi Ibrahim dari api, Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as, Allah mengeluarkan Nabi Yusuf dari penjara, Allah mengembalikan pandangan Nabi Ya`qub, Allah menyembuhkan sakit Nabi Ayyub, Allah mengeluarkan Nabi Yunus as dari perut ikan, Allah membelah laut bagi Nabi Musa as dan Bani Israil, Allah mengampuni dosa Nabi Daud, Allah memberi kerajaan bagi Sulaiman, Allah ampunkan bagi Nabi Muhammad segala yang terdahulu dan yang kemudian, Hari Asyura adalah hari permulaan jadi dunia.

Hari Asyura adalah hari permulaan turunnya hujan, Hari Asyura adalah hari permulaan turunya rahmat ke bumi. Maka barang siapa berpuasa pada hari Asyura seolah-olah ia berpuasa setahun, sedangkan puasa setahun itu adalah puasanya para Nabi.

Barang siapa menghidupkan malam Asyura dengan beribadat maka seolah-olah ia telah beribadat kepada Allah seperti ibadat penghuni tujuh langit, barang siapa yang shalat pada malamnya empat rakaat, ia membaca pada tiap-tiap rakaat Alhamdulillah(surat al-Fatihah) satu kali, qul huwallahu ahad (surat al-Ikhlash) 51 satu kali maka akan Allah ampunkan dosa lima puluh tahun. Barang siapa memberi minum pada hari Asyura maka Allah akan memberi ia minum pada hari kehausan yang besar(kiamat) dengan minuman yang tidak akan membuat ia haus setelahnya. Dan seolah-olah ia tidak pernah berbuat maksiat kepada Allah sekejap matapun, barang siapa bersadaqah pada hari Asyura maka seolah-olah ia tidak pernah menolak oarng-orang yang meminta-minta.

Barang siapa mandi dan bersuci pada hari Asyura maka ia tidak akan sakit pada tahun tersebut kecuali sakit mati, barang siapa menyapu kepala anak yatim atau berbuat baik kepada mereka maka seolah-olah ia telah berbuat baik kepada seluruh anak yatim anak Adam.

Barang siapa yang menjenguk orang sakit pada hari tersebut maka seolah-olah ia telah menjenguk seluruh anak Adam yang sakit. Hari Asyura adalah hari Allah ciptakan Arasy, Lauh dan Qalam dan malaikat Jibril dan Allah angkatkan Nabi Isa ketempat yang tinggi dan hari Asyura adalah hari terjadinya kiamat.

Dari hadits tersebut dapat dipahami bahwa pada hari Asyura ada beberapa kejadian penting bagi umat islam yaitu, Allah mengampuni dosa Nabi Adam, Allah mengangkat Nabi Idris as ke tempat yang tinggi, Allah mengeluarkan Nabi Nuh as dari kapal.

Allah melepaskan Nabi Ibrahim dari api, Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as, Allah mengeluarkan Nabi Yusuf dari penjara, Allah mengembalikan pandangan Nabi Ya`qub, Allah menyembuhkan sakit Nabi Ayyub, Allah mengeluarkan Nabi Yunus as dari perut ikan.

Allah membelah laut bagi Nabi Musa as dan Bani Israil, Allah mengampuni dosa Nabi Daud, Allah memberi kerajaan bagi Sulaiman.

Hari Asyura adalah hari Allah angkat Nabi Isa as, Allah ampunkan bagi Nabi Muhammad segala yang terdahulu dan yang kemudian, Hari Asyura adalah hari permulaan jadi dunia, Hari Asyura adalah hari permulaan turunnya hujan, Hari Asyura adalah hari permulaan turunya rahmat ke bumi, Hari Asyura adalah hari diciptakannya Arasy, Lauh dan Qalam dan malaikat Jibril. Hari Asyura adalah hari terjadinya kiamat.

Selain pada hari 10 Muharram/Asyura pada bulan Muharram juga disunatkan berpuasa pada hari 9 Muharram yang dikenal dengan nama hari Tasu`a karena Rasulullah sempat bercita-cita akan berpuasa pada 9 Muharram pada tahun depan, namun Rasulullah wafat sebelum datang bulan Muharram tahun depan sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim.

To Top