Teknologi

TNI, Polri dan BIN Gunakan Satelit Milik BRI

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | BRIsat yang diluncurkan Juni 2016 lalu memiliki 45 transmitter responder atau transponder. Satelit milik Bank Rakyat Indonesia digunakan untuk menerima dan memperkuat transfer data layanan kepada nasabah.

Dikutip dari republika.com, Direktur Digital Banking and Strategy Bank BRI Indra Utoyo, Kamis (10/8/2017) mengatakan dari 45 transponder BRISat itu, 41 transponder dialokasikan untuk kepentingan Bank BRI untuk memperkuat jaringan kerja BRI, jaringan e-channel (ATM dan EDC), serta Teras BRI Kapal Bahtera Seva II dan II.

Sedangkan 4 transponder lagi telah diserahkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selaku regulator.

“Pada awal Juni 2017 lalu, Kemenkominfo telah menyerahkan keempat transponder tersebut kepada Mabes TNI, Polri, BIN, Bakamla dan Kemenkeu untuk mendukung optimalisasi kinerja kementerian dan lembaga negara serta memberikan manfaat yang lebih strategis kepada Negara,” kata Indra Utoyo.

garudamiliter.com mengabarkan, 4 transponder BRISat itu terdiri dari 2 transponder C-Band dan 2 transponder Ku-Band yang masing-masing setara 36 MHz. Penandatanganan kerjasama antara BRI dengan TNI, Polri, BIN dan Bakamla dilakukan di Gedung BRI, Jakarta Pusat pada 7 Juni 2017.

Dari 41 transponder yang akan dipakai oleh Bank BRI, kini 30 transponder diantaranya telah terpakai. “Kami targetkan di bulan Oktober 2017 seluruh 41 transponder telah terpakai seluruhnya,” kata Indra.

BRISat yang diluncurkan pada 19 Juni 2016 lalu dari Kourou, French Guyana dan mengorbit geostationer di 150,5º Bujur Timur dioperasikan langsung melalui Ground Control yang dibangun di Ragunan, Jakarta Selatan sekaligus difungsikan sebagai Primary Satellite Control Facility (PSCF) dan di Tabanan, Bali sebagai Backup Satellite Control Facility (BSCF).

Comments
To Top