Sosial

Petugas Loket TWA Sabang Diberikan Seragam dan Identitas

Pamlet Tiket Masuk Taman Wisata Alam TWA Pulau Weh Sabang

Foto | M. Rizal

ACEHTERKINI.COM | Petugas yang mengutip tiket masuk Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh Sabang akan dibekali dengan seragam dan identitas. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo dalam keterangan tertulisnya mengatakan, baju seragam dan identitas ke petugas akan diberikan. Sedagkan karcisnya sudah sesuai standar pusat.

Selain itu tulis Sapto, Sabtu (19/8/2017) kemarin, BKSDA Aceh juga akan membenahi sarana dan prasarana Taman Wisata Alam (TWA) di Sabang, seperti camping ground dan mangrove tracking dalam tahun 2017 ini.

Berita Terkait : Tarif Masuk Taman Wisata Pulau Weh Sabang Kagetkan Warga

“Tahun 2018, juga akan ada pengembangan yang sudah diusulkan ke Bappenas,” kata Sapto dalam Group WhatsApp Media Konservasi Aceh.

Pemungutan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk masuk ke kawasan Taman Wisata Alam Pulau Weh merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Jenis dan Tarif PNBP di Kementerian Kehutanan RI.

Kutipan itu juga berlaku di semua TWA serta Taman Nasional di seluruh Indonesia. Sehingga BKSDA Aceh selaku pengelola TWA Pulau Weh hanya dalam posisi melaksanakan peraturan pemerintah tersebut.

Kutipan karcis itu merupakan atas perintah temuan hasil audit Inspektorat Jenderal Kementerian LHK pada Mei 2017 lalu yang menyatakan bahwa tidak dipungutnya PNBP untuk memasukan kawasan TWA Pulau Weh itu menyebabkan potensi kerugian negara yang cukup besar sehingga harus segara dlakukan pemungutan.

PNBP yang dipungut selanjutnya disetorkan ke rekening Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara secara rutin serta akan diaudit secara berkala oleh Inspektorat Jenderal Kementerian LHK maupun BPK.

“Ini bukan untuk kepentingan BKSDA Aceh. Feedback dari PNBP yang disetor itu melalui mekanisme anggaran yang tertuang dalam DIPA termasuk untuk pengembangan sarana prasarana di TWA Pilau Weh,” kata Sapto Aji Prabowo.

Taman Wisata Alam Pulau Weh ditetapkan oleh Menteri Pertanian RI melalui Surat Keputusan No : 928/kpts/Um/2/1982 tanggal 27 Desember 1982 dengan luas 3.900 ha. Pengelolaan TWA Pulau Weh berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumberdaya Alam Aceh. [Firman]

To Top