Layanan Publik

Pasien Kaget, Ambulance Puskesmas di Abdya Tarik Ongkos

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah keluarga pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merasa keberatan dengan pungutan ongkos ambulance saat merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya.

Salah satu warga Kecamatan Lembah Sabil yang sedang membawa ibunya untuk berobat ke Puskesmas mengaku sangat kaget karena harus membayar ongkos ambulance sebesar Rp150.000 untuk membawa ibunya ke RSUTP Abdya.

Meskipun pihak Puskesmas akan mengembalikan uang itu setelah di klaim nanti, namun pada saat itu keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya itu, merasa keteteran harus meraba-raba mencari uang, lantaran tidak memegang dana sepeserpun.

Akibatnya, ia harus utang dulu pada saudara terdekat. “Nanti, kalau klaimnya sudah cair, uang bapak akan kami kembalikan,” katanya mengulang kembali perkataan salah satu petugas di Puskesmas Lembah Sabil.

Bagi keluarga kurang mampu seperti dirinya, dana sebesar Rp150 ribu sangat besar dan begitu berharga. Menggunakan BPJS adalah solusi satu-satunya untuk mengobati ibunya yang sedang sakit dan harus melanjutkan perawatan ke RSUTP Abdya.

“Jika tidak menggunakan BPJS, saya tidak akan sanggup mengobati ibu. Paling solusinya pasti menggunakan jasa dukun kampung, karena kami tidak sanggup berobat seperti orang mampu pada umumnya yang sering berobat ke klinik atau ke tempat praktek dokter spesialis,” demikian ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi wartawan secara terpisah, Kepala Puskesmas Lembah Sabil, Edi Fitri membenarkan kalau untuk merujuk pasien ke RSUTP Abdya dengan menggunakan ambulance dikenakan biaya namun tidak dipatok dan itu berlaku terhadap pasien yang tidak menggunakan BPJS atau pasien umum. Sebab, biaya perjalanan ambulance untuk mengantar pasien sudah ditanggung BPJS.

Walaupun begitu, uang yang diberikan keluarga pasien akan dikembalikan saat klaim biaya ambulance dicairkan dan itu apabila pasien yang bersangkutan sudah memiliki BPJS. “Uang itu tetap akan dikembalikan, namun tunggu klaimnya cair dulu,” kata Edi singkat.

Berdasarkan informasi, penerapan biaya ambulance masing-masing Puskesmas memiliki tarif sendiri, tergantung jarak tempuh menuju RSUTP Abdya. Bahkan ada Puskesmas yang meminta ongkos kepada keluarga pasien hingga mencapai Rp 300 ribu. (Rizal)

Comments
To Top