Ekonomi

Jelang Idul Adha, Pemerintah Adakan Pasar Murah

Pasar Murah Menjelang Hari Raya Idul Adha di Kota Banda Aceh

Istimewa

ACEHTERKINI.COM | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 H yang jatuh pada Jumat 1 September 2017, Pemerintah Kota Banda Aceh mulai mengadakan pasar murah di sejumlah kecamatan.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setdakota Banda Aceh, Muhammad Ridha mengatakan, pasar murah yang digelar Pemko merupakan kegiatan rutin dari Pemerintah kota melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh yang sudah dikoordinasikan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Banda Aceh.

“Pasar murah ini digelar sebagai upaya memberi keringanan bagi warga kota, terutama warga menengah ke bawah untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih murah dari harga normal di pasaran,” ungkap Ridha.

Katanya juga, pasar murah ini digelar sebagi upaya menekan tingkat inflasi, karena dari amatan TPID Kota Banda Aceh inflasi sering terjadi ketika memasuki hari-hari besar, seperti Hari Raya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Jelang Hari Raya Idul Adha memiliki potensi kenaikan angka inflasi, karena ada prilaku dari warga yang ingin memborong sejumlah kebutuhan pokok untuk kebutuhan hari raya. Dampaknya ketika permintaan naik harga juga ikut naik,” tambah Ridha.

Lanjutnya, pasar murah merupakan sebuah solusi untuk memberi opsi bagi warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Dan warga tidak perlu panik karena Pemerintah kota bersama Bulog akan memastikan bahwa stok untuk kebutuhan pokok untuk hari raya itu mencukupi,” ujar Ridha.

Sejumlah bahan pokok yang disediakan di pasar murah, seperti gula, minyak makan bimoli, tepung terigu dan telur. Harga yang dilepas di pasar murah lebih murah dari harga pasar karena telah disubsidi.

Seperti harga telur dilepas dengan harga 29.000 per papan dari harga pasar Rp. 35.000 per papan. Kemudian minyak bimoli dilepas Rp. 14.500 per liter dari harga pasar Rp. 16.000 per liter.

Masyarakat juga bisa mendapatkan tepung terigu dengan harga Rp.6500 per kilogram dari harga pasar Rp.8000 per kilogram, Sedangkan gula dilepas Rp. 11.000 per kilogram dari harga pasar Rp. 13.000 per kilogram.

Pasar murah ini digelar selama tiga hari di tiga lokasi yang berbeda, yakni di halaman Masjid Baitussalihin Ulee Kareng, Selasa (22/8/2017).

Kemudian di Kecamatan Meuraxa, Rabu (23/8/2017) dan Kecamatan Baiturrahman pada Kamis (24/8/2017). [Ril]

Comments
To Top