Sosial

GPA Kritisi Perekrutan Anggota MPU

Ketua Gerakan Pemuda Al Wasliyah (GPA) Subulussalam, Edi Saputra

Foto | Alim

ACEHTERKINI.COM | Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kota Subulussalam, Edi Sahputra mengkritisi perekrutan anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat pada Musyawarah Besar III yang digelar pada Selasa (1/8/2017) lalu.

Menurut Edi, terpilihnya 18 orang anggota MPU itu ada beberapa orang yang memiliki jabatan strategis di pemerintahan sehingga di khawatirkan dapat memecah konsentrasi dalam menghadapi persoalan umat.

Seharusnya kata Edi, orang yang masuk di lembaga MPU itu semestinya memiliki kharismatik sebagai tokoh panutan, disamping keilmuannya menjadi tolak ukur utama menghadapi persoalan-persoalan kedepan.

Selain itu, dalam Mubes III MPU beberapa hari yang lalu juga tidak melibatkan ulama-ulama yang dianggap berkharismatik. “Ada beberapa ulama yang mestinya masuk anggota MPU tidak dimasukkan,” tulis Edi melalui siaran persnya, Aleuhat (6/8/2017).

Edi juga berharap kepada anggota MPU terpilih yang memiliki jabatan di pemerintahan untuk mundur dari anggota MPU karena masih ada ulama-ulama yang berkharismatik masuk ke MPU.

“Semoga MPU menjadi garda terdepan dalam menegakkan syariat Islam di Kota Subulussalam,” demikian Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kota Subulussalam, Edi Sahputra. [Alim].

Comments
To Top