Hukum

Efek Razia, Pembuatan SIM di Abdya Meningkat

Kasat Lantas Polres Abdya, Iptu RJ Agung Pratomo SIK

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Gencarnya razia yang dilakukan Polres Aceh Barat Daya (Abdya), permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami peningkatan. Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Lantas Iptu RJ Agung Pratomo, SIK mengatakan, permintaan SIM pada Juli 2017 sebanyak 448 lembar.

Jumlah SIM yang dikeluarkan pada Juli meningkat jika dibandingkan Juni 2017 sebanyak 242 lembar. “Razia rutin dan sosialisasi termasuk hunting yang kita lakukan telah menampakkan adanya perubahan, meski tidak terlalu signifikan,” ungkap Agung Pratomo.

Ditambahkan Agung, kegiatan razia kelengkapan surat-surat kendaraan yang dilaksanakan Sat Lantas setempat bukanlah untuk mempersulit dan menyusahkan masyarakat. Justru kegiatan tersebut merupakan sebuah upaya meminimalisir segala bentuk pelanggaran di jalan raya.

Selama ini banyak masyarakat yang beranggapan kalau razia rutin termasuk hunting di pos Gardu Lantas terkesan menyusahkan, mempersulit bahkan ada yang menuding kalau Polisi menggelar razia semata-mata untuk mencari keuntungan.

“Saya tidak sependapat dengan hal itu, apalagi menuding Polantas yang tidak-tidak. Karena secara aturan baru saat ini, pengendara yang di tilang tidak lagi mengikuti persidangan, namun diwajibkan membayar denda yang disetorkan sendiri ke bank dan uang denda itu akan masuk ke kas negara,” tegasnya.

Banyak dampak positif dengan razia itu, seperti dapat menekan angka kematian di jalan raya, Lakalantas, balap liar, penertiban pengendara yang tidak memiliki izin berkendara termasuk kelengkapan kendaraan, pencurian kendaraan bahkan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di wilayah hukum Abdya. [Rizal]

To Top