Lingkungan

BKSDA Aceh Obati Gajah Liar Terkena Benda Tajam

BKSDA Aceh dan Tim Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah Mengobati Gajah Liar yang Terluka di Lamtamot Aceh Besar, Rabu 16 Agustus 2017

Foto | BKSDA Aceh

ACEHTERKINI.COM | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama tim dokter Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah mengobati seekor gajah liar yang terluka cukup parah di Hutan Sekunder di wilayah Lamtamot, Gampong Teladang, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, pengobatan terhadap gajah liar jenis kelamin betina umur sekitar 40 tahun itu sudah dilakukan sejak sehari sebelumnya. “Tim baru berhasil melakukannya pada hari ini, Rabu (16/8/2017) setelah berjalan kaki di hutan selama 3 jam,” kata Sapto.

Kondisi gajah tersebut cukup parah di bagian punggung, kaki kanan depan dan di perut lukanya sudah infeksi bernanah dan bahkan berbelatung di perut. Gajah betina terkena benda runcing atau tajam sekitar 1 bulan lebih sehingga sudah infeksi.

Upaya pengobatan ini, tim mengerahkan 2 ekor gajah jinak dari Pusat Koservasi Gajah di Saree. “Mengingat kondisi gajah cukup parah maka perlu dilakukan pengobatan berulang, gajah ditarik dan diikat di pinggir hutan untuk memudahkan pengobatan lanjutan dan melepasliarkan kembali ke habitatnya,” demikian Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo. [Firman]

To Top