Layanan Publik

Bappenas Puji Pogram Aslureti Kabupaten Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya, Drs. T. Irfan TB

Foto | Arif

ACEHTERKINI.COM | Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memuji program Aslureti yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Ir. Ester Fitrinika Herawati Wahyuningsih memberikan apresiasi terhadap realisasi program tersebut.

Apresiasi yang disampaikan Kasubdit Direktorat Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Bappenas itu diberikan saat presentasi mantan Bupati Aceh Jaya, Ir. Azhar Abdurrahman yang disaksikan perwakilan dari 10 provinsi di Indonesia di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat pada Senin (22/8/2017).

Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Risiko Tinggi (Aslureti) ini membantu masyarakat yang sudah lanjut usia yang tidak mampu dengan bantuan uang tunai setiap bulannya.

Ir. Ester, Kamis (24/8/2017) mengatakan, Aceh Jaya sudah mempraktekkan konsep-konsep community birth, family birth dan long time care. “Kami dari Pemerintah Pusat masih menggodok konsep itu, sementara Aceh Jaya sudah mempraktekkan dengan menggunakan payung hukum berupa Perbub,” kata Ester.

Pemerintah Pusat, tambah Ester, masih merevisi draf undang-undang Lansia. “Semoga kedepan kita punya payung hukum secara nasional,” tuturnya.

Program Aslureti di Aceh Jaya dicetus oleh Azhar Abdurrahman yang pernah menjabat sebagai Bupati Aceh Jaya periode 2007-2017.

Mantan Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman

Dalam paparannya Azhar menyampaikan program tersebut awalnya dilakukan melalui lembaga Baitul Mal dalam bentuk bantuan fakir uzur seumur hidup.

“Laporan yang saya terima banyak Lansia yang terlantar, sehingga saya terpanggil untuk menangani masalah tersebut sampai membantu mengurus kebutuhan makan, perawatan, dan tempat,” kata Azhar Abdurrahman.

Kemudian berdasarkan data statistik, kata Azhar perlu ada kebijakan melalui Perbup untuk memberikan tunjangan sebanyak Rp200.000 per bulan kepada orangtua lanjut usia (Lansia) sejak tahun 2015. Sehingga penanganan terhadap orangtua lanjut usia di atas 70 tahun dapat teratasi.

Selain bantuan uang tunai, Azhar mengatakan program Aslureti di Aceh Jaya juga memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk Lansia, berupa pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan secara rutin melalui Posyandu Lansia dan pelayanan kesehatan dengan turun langsung ke rumah Lansia cukup dengan menghubungi petugas kesehatan di Puskesmas setempat.

Di Hotel Morrissey, Azhar menyampaikan penyaluran Aslureti langsung kepada penerima manfaat dilakukan bersamaan dengan penyaluran Beras Miskin (Raskin), beasiswa Aceh Jaya. “Satu hari bisa kita laksanakan untuk dua kecamatan,” kata Azhar yang didampingi Bupati Aceh Jaya, Drs. T. Irfan TB.

Apresiasi dari Bappenas ini menjadi motivasi bagi Bupati Aceh Jaya Drs. T. Irfan TB dalam menjalankan Aslureti untuk lima tahun kedepan.

“Saya berharap program Aslureti ini dapat menjadi program nasional agar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh penduduk Lansia di tanah air,” kata T. Irfan TB di Jakarta.

T. Irfan mengungkapkan bahwa selama ini Aslureti berjalan dalam bentuk regulasi daerah yaitu Peraturan Bupati (Perbup), sehingga kedepan dilakukan melalui peraturan daerah berupa qanun daerah.

Acara sesi informasi dan evaluasi program Aslureti yang difasilitasi oleh Mahkota ini, bertujuan untuk sharing informasi yang nantinya akan menghasilkan suatu rekomendasi untuk regulasi penerapan program Aslureti yang telah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menjadi regulasi kepada daerah lain se-Indonesia.

Acara tersebut dihadiri dari Perwakilan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia, Ms. Joanne Sharpe, Hector Salazar Salame, Pimpinan Program Mahkota, Sekretariat TNP2K Sri Kusumastuti Rahayu, Spesialis Perlindungan Sosial dan Pasar Tenaga Kerja, Program Mahkota, Ms. Karishma Huda,Para Kepala BAPPEDA dan Kepala Dinas Sosial dari Provinsi Aceh, Yogyakarta, Jaya Tengah, Jawa Timur, Provinsi Bali, Papua serta Lembaga Donatur dan Lsm dari Luar dan Dalam Negeri. [Pariwara]

Comments
To Top