Layanan Publik

Banda Aceh Perketat Pengawasan Orang Asing

Aminullah Usman, Walikota Banda Aceh

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kota Banda Aceh mulai memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA). Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) akan melakukan sosialisasi ke sejumlah penginapan dan hotel keberadaan orang asing di Banda Aceh.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I BandaAceh, Zulkifli mengatakan, Tim Pora dibentuk untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang asing dalam upaya penegakan hukum diwilayah Kota Banda Aceh. Ini karena telah diberlakukannya bebas visa kepada 169 negara.

“Kami membentuk TIM PORA pertama di Banda Aceh untuk memaksimalkan pengawasan terhadap orang asing dan terciptanya sinergitas lintas instansi termasuk BNN dalam hal tersebut,” kata Zulkifli dalam rapat tim dan operasi bersama pengawasan orang asing di wilayah Kota Banda Aceh, Rabu (9/8/2017) di Hotel Hermes Palace.

Ia juga menyebutkan selama ini telah ada beberapa kasus penyalahgunaan izin oleh WNA yang ditangani pihaknya. “Beberapa di antaranya sudah ada yang disidangkan, dan dideportasi ke negara asalnya,” ujar Zulkifli.

“Intensitas pengawasan terhadap WNA dan aktivitasnya di Banda Aceh akan kita tingkatkan. Kita juga akan melakukan sosialisasi ke penginapan dan hotel-hotel agar melaporkan setiap kegiatan WNA,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, di satu sisi kehadiran orang maupun investasi asing memang sangat dibutuhkan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan Banda Aceh.

Namun di sisi lain, patut pula menjadi perhatian kita semua terhadap potensi terjadinya aktivitas dengan berbagai kepentingan, maupun secara ilegal dan tidak bertanggungjawab seperti perdagangan manusia, lalu lintas barang terlarang, cyber crime, serta perbuatan-perbuatan lainnya yang melawan hukum baik itu berupa pelanggaran keimigrasian maupun kriminal.

“Pengawasan terhadap orang asing sebaiknya dilakukan koordinasi dalam rapat-rapat rutin dengan para pihak. Hasilnya kita akan dapat melakukan pemetaan yang lebih konkrit terkait aktivitas orang-orang asing yang berada di Banda Aceh,” demikian Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman. [Edi]

To Top