Politik

Polemik Bendera Aceh Diharapkan Selesai Masa Irwandi Yusuf

Foto | Internet

ACEHTERKINI.COM | LSM Suara Rakyat Aceh (SURA) berharap polemik bendera bulan bintang segera berakhir di masa pemerintahan Irwandi Yusuf – Niva Iriansyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022.

Juru bicara DPP SURA, Murdani Abdullah dalam keterangannya mengatakan, keberadaan bendera dan lambang Aceh merupakan salah satu poin penting dalam perjanjian di Helsinki.

Namun selama dua periode terakhir, belum ada langkah berani dari eksekutif Aceh untuk mengibarkan bendera bulan bintang yang sudah disahkan oleh DPR Aceh melalui Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, pada 22 Maret 2013, serta sudah dilembar-Acehkan oleh Zaini Abdullah pada Senin, 25 Maret 2013.

“Kita berharap bendera bulan bintang berkibar semasa Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, termasuk di kantor-kantor pemerintahan dan aparat keamanan ” tulis Murdani Abdullah, Senin (3/7/2017).

LSM SURA juga mendesak Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri membuka ruang diskusi dengan sejumlah tokoh Aceh sudai pelantikan Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022.

“Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri harus membuka ruang diskusi soal implementasi UUPA dan MoU Helsinki. Soal Migas, pertanahan, Komisi Penyelesaian Klaim, bendera dan lambang, serta sejumlah kewenangan lainnya yang mandek di pusat,” ujarnya. [Ril]

To Top