Ekonomi

Pesan Irwandi: Hindari Nepotisme dan Tekan Angka Kemiskinan Aceh Singkil

Irwandi Yusuf Melantik Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRK, Jumat (21/7/2017)

Foto | Jamaluddin

ACEHTERKINI.COM | Angka kemiskinan di Aceh Singkil termasuk wilayah yang relatif tinggi, yakni sekitar 17 persen. Upaya yang dapat dijalankan adalah menghidari nepotisme, menjalankan program pro rakyat dan menciptakan lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil masa bakti 2017-2022, Dulmusrid dan Sazali dalam Rapat Paripurna Istimewa di DPRK Aceh Singkil, Jumat (21/7/2017).

Irwandi mengingatkan bupati tidak melakukan nepotisme dalam mengangkat pejabat di Kabupaten Aceh Singkil. “Jangan ada nepotisme, tapi angkat pejabat berdasarkan kemampuan dan spesifikasinya. Caranya dengan melakukan fit and proper tes,” kata Irwandi Yusuf.

Ia juga mengajak Dulmusrid dan Sazali untuk bersikap adil dan bijaksana dalam menjalankan roda pemerintahan. Tidak diskriminatif apalagi mengutamakan kelompok tertentu.

Disisi lain, Irwandi Yusuf menyampaikan tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Singkil termasuk wilayah yang paling tinggi yaitu 17 persen. Sebagian besar wilayah di Aceh Singkil masuk dalam katagori daerah tertinggal.

Salah satu cara kata Irwandi adalah dengan menjalankan program-program pro rakyat dan buka lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran di Aceh Singkil.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengajak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk menggali potensi sumber daya alam sebagai pendapatan bagi daerah.

Menurut Irwandi potensi perkebunan sawit, karet, kelapa, pinang dan perikanan kelautan serta pariwisata adalah potensi yang sangat besar bagi Aceh Singkil.

“Saya akan berupaya membuka industri perikanan dan sektor perdagangan mengingat letak Kabupaten Aceh Singkil berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara,” ujar Irwandi Yusuf seraya mengajak Dulmusrid dan Sazali dapat menggali semua potensi daerah untuk pembangunan daerah yang memiliki semboyan Sekata Sepakat itu. [Jamaluddin]

To Top