Sosial

Pembangunan Pusat Zikir di Banda Aceh Butuh Rp150 Miliar

Aminullah Usman

ACEHTERKINI.COM | Pembangunan pusat zikir akbar di Kota Banda Aceh membutuhkan biaya sebesar Rp150 miliar. Hal itu dikatakan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman saat bertemu anggota DPD RI, Ghazali Abbas Adan, Selasa (25/7/2017).

Aminullah Usman menyampaikan Pemerintah Kota Banda Aceh sedang menyiapkan lahan seluas 5-6 hektar yang akan menjadi icon Aceh juga sebagai tempat penyelenggaraan event-event berkaliber international.

“Selain Masjid Raya Baiturrahman dan Museum Tsunami, tempat ini akan diberi nama Nurul Arafah, sebagai tempat zikir akbar internasional, namun pembangunannya membutuhkan biaya sebesar Rp150 miliar,” ujar Aminullah Usman.

“Kami ingin DPD RI bisa menfasilitasi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk bertemu Presiden RI, Menteri Agama, dan Menteri Pariwisata RI,” harap Walikota Banda Aceh.

Pertemuan ini berlangsung di Balai Kota Banda Aceh. Anggota DPD RI, Ghazali Abbas Adan disambut Walikota Banda Aceh yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kepala Bappeda Banda Aceh.

Kedatangan senator asal Aceh ini untuk mendegarkan asprirasi dari Pemerintah Kota Banda Aceh. [Edi]

To Top