Sosial

Muara Tersumbat, Nelayan Susoh Tak Bisa Melaut

Mulut Muara Ujung Seranga, Kecamatan Susoh, Abdya Tertutup Pasir

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Para nelayan di muara Ujung Serangga, Desa Kedai Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak bisa ke laut karena muara tersumbat.

Amran salah seorang nelayan setempat mengatakan, muara tertutup pasir yang terbawa ombak. “Muara tersumbat, perahu nelayan tidak bisa lewat,” kata Amran, Jumat (28/7/2017).

Terkadang kata Amran, hasil tangkapan selama di laut sering berhamburan karena ombak besar di mulut muara. Tidak saja hasil tangkapan, mesin, lampu penerang, jaring dan perlengkapan lainnya juga rusak dihantam ombak.

“Untuk menarik perahu harus dengan bersama-sama, baik keluar dari muara atau masuk muara usai melaut. Disaat itulah ombak besar kerap menghantam perahu yang masih berada di bibir pantai,” ungkapnya.

Katanya, tidak sedikit nelayan yang gagal melaut lantaran tidak bisa keluar dari mulut muara, dan tidak sedikit pula nelayan yang harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memperbaiki perahu yang rusak termasuk perlengkapan melaut lainnya setelah dihantam ombak.

“Masalah ini sudah kita laporkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), juga Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya. Namun belum dilakukan penanggulangan untuk mengeruk sedimen pasir yang menumpuk di mulut muara tersebut,” ujar Amran yang turut dibenarkan para nelayan lainnya.

Sementara itu, Kepala BPBK Abdya, Amiruddin yang dihubungi secara terpisah, membenarkan tentang penyumbatan mulut muara di Ujung Serangga. Kondisi itu bukanlah kali pertama, bahkan telah berulang kali. Setiap ada laporan nelayan termasuk pihak kecamatan, BPBK langsung turun ke lapangan guna melakukan pengerukan.

Tapi pengerukan yang dilakukan itu tidak mampu bertahan lama, saat terjadi perubahan musim angin laut maupun saat terjadinya gelombang pasang, mulut muara itu kembali tersumbat.

“Sore ini saya dan tim akan turun ke lokasi untuk melakukan pengerukan agar perahu-perahu nelayan bisa kembali beraktifitas,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top