Sosial

KSPI Sayangkan Sikap Pemerintah Berhentikan Ribuan Tenaga Honorer

Sekretaris KSPI Aceh, Habibi Inseun

ACEHTERKINI.COM | Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Aceh menyayangkan sikap yang di ambil Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang telah melakukan pemberhentian ribuan tenaga honorer.

Sekretaris KSPI Aceh, Habibie Inseun dalam keterangannya kepada acehterkini, Senin (10/7/2017) mengatakan sikap Pemerintah Nagan Raya yang telah memberhentikan 3.448 orang tenaga honorer itu merupakan preseden buruk dalam rangka pembangunan daerah.

“Sikap dari Pemkab Nagan Raya itu bukan solusi dalam pembangunan daerah, seharusnya pemerintah mengurangi pengangguran bukan justru menambah pengangguran. Ini akan berdampak dengan meningkatkan kemiskinan dan persoalan sosial lainnya,” tulis Habibi Inseun.

Ia mendesak agar Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengevaluasi kembali kebijakan tersebut. “KSPI akan membahas persoalan ini hingga ke tingkatan Tripartit Provinsi, kami yakin jika ini dibiarkan maka menjadi sangat buruk terhadap masalah ketenagakerjaan di lingkungan pemerintah,” demikian Sekretaris KSPI Aceh, Habibie Inseun.

Sementara itu dikutip dari Harian Serambi Indonesia, Jumat 7 Juli 2017, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sejak tanggal 1 Juli 2017 resmi memberhentikan 3.448 pegawai honorer yang tersebar di lingkungan Pemkab Nagan Raya.

Sekda Nagan Raya, Cut Intan Mala mengatakan pemberhentian ribuan tenaga honorer itu lantaran perekrutan tenaga honorer tak dibenarkan oleh aturan dan perundang-undangan. Pemberhentian pegawai honorer itu merujuk Permendagri Nomor 56 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 Terkait Larangan Merekrut Tenaga Honorer di Jajaran Pemerintah Daerah.

Selain itu Pemkab Nagan Raya mengalokasikan dana sebesar Rp36 miliar dalam APBK untuk membiayai seluruh tenaga honorer tersebut.

To Top