Peristiwa

Enam Rumah di Abdya Hangus Terbakar

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak enam unit Rumah Semi Permanen di Dusun Kuta Padang, Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hangus terbakar pada Senin (24/7/2017) jelang sore sekitar pukul 14.45 wib.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami pihak keluarga ditaksir mencapai satu miliar rupiah lebih karena seluruh harta benda yang dimiliki pemilik rumah ludes dilalap si jago merah.

Lima unit Damkar BPBK Abdya Dikerahkan untuk Memadamkan Api yang Menghaguskan Enam Unit Rumah di Blangpidie, Senin 24 Juli 2017. Foto | Rizal

Beberapa menit saat kejadian, lima unit Armada Damkar Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) setempat dikerahkan untuk memadamkan api yang mulai menyebar ke dinding rumah warga lainnya. Upaya tersebut dapat dihentikan berkat bantuan para warga dan para personel Polres Abdya yang kebetulan tinggal dekat dengan lokasi kejadian.

Kapolres Abdya AKBP Andy Harmawan SIK MSc melalui Kasat Reskrim AKP Misyanto SE mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat arus pendek yang bersumber dari rumah salah satu warga. “Namun untuk proses lebih lanjut masih akan kita dalami kembali,” kata Kapolres saat melihat langsung lokasi kebakaran.

Kepala BPBK Abdya Amiruddin yang ditemui dilokasi menjelaskan kalau kerugian materi yang dialami pihak keluarga diperkirakan mencapai satu miliar rupiah lebih. Hal itu jelas terlihat dari ludesnya harta benda milik mereka yang tak dapat terselamatkan.

“Kita turunkan lima unit Damkar, dengan bantuan warga dalam waktu satu jam api dapat dipadamkan. Ditambah lagi lokasinya mudah diakses dan juga terdapat sumber air,” tuturnya singkat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Abdya Amrizal di waktu bersamaan menyebutkan kalau pemilik rumah tersebut masing-masing, Bakri (65), Afrizal (52), M Arif (50), Burhanuddin (50), Azmir (52) dan H. Hasyim (70).

“Disamping enam rumah tersebut, ada juga satu rumah warga yang hanya dijilati dindingnya saja oleh api, namun tetap juga akan kita berikan bantuan masa panik,” ujarnya.

Kata Amrizal, untuk sementara waktu pihaknya akan mendirikan tenda darurat dan dapur umum, termasuk memberikan bantuan masa panik. “Mengenai bantuan selanjutnya, akan kita koordinasikan kembali dengan pimpinan daerah,” sebutnya singkat.

Amatan dilapangan, dalam kondisi hiruk-pikuk kerumunan warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan ikut serta membantu proses pemadaman didampingi Wakapolres Kompol Edi Bagus Sumantri dan para pejabat Polres lainnya, termasuk sejumlah anggota DPRK Abdya yang tinggal dekat lokasi. (Rizal)

To Top