Ekonomi

BNI Syariah Raih Penghargaan sebagai Bank Umum Syariah Terbaik

Silaknas Ikatan Ahli Ekonomi Islam 2017

Group WhatsApp JES Aceh

ACEHTERKINI.COM | BNI Syariah meraih penghargaan sebagai Bank Umum Syariah terbaik dari IAEI Award dalam acara Silaturrahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Keterangan tertulis yang dilansir Group WhatsApp Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Aceh, Sabtu (29/7/2017) disebutkan IAEI Award ini merupakan ajan pertama kali yang diberikan kepada institusi, akademisi, dan praktisi serta pakar yang berkonstribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Bank Umum Syariah terbaik yang menerima penghargaan itu berdasarkan inklusi keuangan adalah BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank BR Syariah.

Kemudian kampus ekonomi islam terdepan adalah Universitas Airlangga, UIN Sumatera Utara dan UIN Syarif Hidayatullah.

Untuk praktisi ekonomi dan keuangan syariah yang berpengaruh diraih oleh Yuslam Fauzi (keuangan syariah), Riyanto Sofyan (pariwisata syariah), Elidawati (fashion syariah), Nurhayati Subakat (kosmetik syariah).

Selanjutnya Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat DR. Zainul Majdi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Iwan Prayitno, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menerima pengharaan sebagai kepala daerah penggerak ekonomi syariah.

Kemudian unit usaha syariah terbaik berdasarkan inklusi keuangan adalah Bank Permata Syariah, Bank BTN Syariah dan CIMB Niaga Syariah.

Acara yang dirangkai dengan halalbihalal para stakeholder ekonomi syariah 1438 hijriah ini dihadiri sekutar 500 peserta dari pengurus pimpinan pusat, pengurus wilayah, komisariat, regulator keuangan dan perbankan syariah, asosiasi ekonomi dan keuangan syariah, direksi keuangan syariah serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Silaknas IAEI ini sekaligus peluncuran Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara. KNKS dibentuk melalui Peraturan Presiden No. 91 tahun 2016 untuk mensinergikan gerak langkah dan perkembangan ekonomi syariah yang meliputi pemerintahan, organisasi keagamaan serta regulator di sektor keuangan.

Ketua Umum IAEI, Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan, pertemuan Silaknas IAEI ini yaitu bagaimana menggerakkan ekonomi umat atau sektor riil, dengan harapan semakin banyak wirausaha muslim ikut menggerakkan sektor riil di Indonesia dan akhirnya ikut mengembangkan keuangan syariah.

“Kebutuhan instrumen keuangan syariah salah satunya seperti zakat, wakaf, dan micro finance akan menjadi pilihan masyarakat untuk solusi pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta mengurangi ketimpangan,” kata Bambang.

Comments
To Top