Ekonomi

Banda Aceh dan Jepang akan Budidaya Ikan Tuna

Gambar Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kota Banda Aceh akan melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan di Jepang yang bergerak di sektor perikanan. Rencana investor asal Jepang ini ingin melakukan budidaya ikan tuna di perairan Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan investasi dari perusahaan Jepang ini akan memberdayakan nelayan lokal, dan akan menjadikan Banda Aceh sebagai pusat bisnis perikanan internasional.

“Semoga MoU kerjasama ini dapat terealisasi dalam waktu dekat,” harap Aminullah Usman saat menerima kunjungan Presiden I-Fish, Yukio Seo di Balai Kota, Selasa (25/7/2017).

Untuk mendukung rencana ini, Aminullah Usman menginstruksikan dinas terkait terutama DP2KP Banda Aceh memanfaatkan peluang kerjasama ini, termasuk bagaimana setelah dibudidayakan ikan tuna mampu kita pasarkan.

Presiden I-Fish, Yukio Seo pada kesempatan itu mengatakan, perairan laut Aceh sangat mendukung untuk perkembangbiakan ikan tuna Yellowfin (sirip kuning).

“Di dunia saat ini baru ditemukan dua lokasi yang cocok bagi ikan ini untuk bertelur yakni di Panama dan Meksiko. Banda Aceh akan jadi lokasi ketiga di dunia, dan ini sangat luar biasa,” kata Yukio Seo.

Ia menambahkan rencana proyek budidaya ikan tuna di Banda Aceh juga telah disampaikan pihaknya kepada Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia di Jakarta.

“Hasil pertemuan dengan Ibu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan RI), beliau merekomendasikan agar kami berkolaborasi dengan PT Perikanan Nusantara (Persero). Sebagai tahap awal, pada Agustus mendatang kita akan menandatangani MoU dengan mereka,” katanya.

“Selama ini ikan yang ditangkap oleh nelayan dijual dengan harga murah. Kami berharap dengan adanya proyek budidaya ini bisa memberi nilai tambah bagi nelayan lokal, dan menggerakan perekonomian Banda Aceh, pada tahap pertama, proyek ini akan mendapat bantuan dana dari JICA,” ujar Presiden I-Fish. [Edi]

To Top