Ekonomi

Alat Tangkap Jaring Morami Dilarang, Pemda Aceh Singkil Harus Cari Solusi

Taufik

Foto | Jamaluddin

ACEHTERKINI.COM | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil mendesak Dinas Perikanan membantu alat tangkap kepada nelayan yang selama ini menggunakan kompresor dan jarring korami.

Politisi PDIP Aceh Singkil, Taufik menuturukan kompresor dan jarring korami sudah dilarang penggunaannya. Ini artinya pemerintah harus mencari solusi menggantikan alat tangkap lain kepada nelayan di Aceh Singkil.

“Kita mendesak pemerintah tidak hanya mengeluarkan larangan, tapi juga memberikan solusi berupa alat tangkap lain supaya nelayan di Aceh Singkil tetap bisa beraktifitas,” kata Taufik kepada acehterkini, Rabu (19/7/2017).

Dulu, kenang Taufik, pemerintah juga melarang penggunaan pukat trawl. Namun Pemda Aceh Singkil saat itu memberikan bantuan alat tangkap lain pengganti pukat trawl.

“Jadi Pemda Aceh Singkil harus memberikan solusi kepada nelayan, bukan hanya sekedar mengeluarkan larangan,” pungkas Taufik.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh Singkil melalui Dinas Perikanan Aceh Singkil telah menghimbau kepada nelayan agar menghentikan penggunaan kompresor sebagai alat bantu saat menangkap ikan di laut, termasuk penggunaan jarring morami.

Larangan ini disampaikan dalam pertemuan dengan para nelayan di Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa (18/7/2017).

Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Ismed Taufiq mengatakan jika nelayan bersikeras menggunakan alat tangkap jarring morami dan kompresor maka akan diberikan sanksi tegas. [Jamaluddin]

To Top