Layanan Publik

145 Tenaga Kesehatan di Abdya Terima SK CPNS

145 PTT Tenaga Keesehatan di Abdya Terima SK CPNS, Jumat (14/7/2017)

Foto | Rizal

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 145 tenaga kesehatan di jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menerima Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terhitung masa tugas (TMT) 1 Mei 2017.

Dari sejumlah tenaga kesehatan yang menerima SK CPNS tersebut sebelumnya merupakan dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang bertugas disejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit, kemudian Bidan PTT yang bertugas di sejumlah desa dalam Kabupaten Abdya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya Edi Daryanto SE menyebutkan, bahan usulan penetapan NIP dokter PTT dan Bidan PTT oleh Kantor Regional (kanreg) XIII BKN Aceh selesai diproses dan diserahkan kepada BKPSDM sejak tanggal 4 Juli 2017 sesuai dengan surat persetujuan teknis sebanyak 145 orang.

Dirincikan dari jumlah tersebut, sebanyak delapan orang untuk dokter dengan golongan III/b yang tertuang dalam SK Bupati Abdya nomor 267 tahun 2017 dan golongan II/c untuk bidan sebanyak 137 orang sebagai mana tertuang dalam SK Bupati nomor 268 tahun 2017 tanggal 1 Mai 2017.

Prosesnya cukup lama yakni memakan waktu satu tahun untuk mengurus berkas itu semua, mulai dari mengumpulkan bahan, pelaksanaan seleksi, pengumuman seleksi sampai dengan penetapan NIP.

“Banyak CPNS yang bertanya kepada kami, kenapa penetapan NIP tidak selesai-selesai, padahal gaji PTT sejak maret sudah diputuskan. Namun hal itu sudah terjawab, bahwa pengurusan seperti ini bukan hanya Abdya saja akan tetapi ada sekitar 6000 berkas untuk seluruh Aceh, maka prosesnya lama,” ungkap Edi dihadapan sejumlah CPNS yang berhadir diruang Aula Dinkes Abdya, Jum’at (14/7/2017).

Disamping itu, Edi juga melaporkan bahwa masih ada 21 orang tenaga penyuluh dalam proses usul penetapan NIP di Kanreg XIII BKN Aceh. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama semua berkas mereka akan selesai diproses,” sebutnya.

Usai menyerahkan SK CPNS secara simbolis, Sekda Abdya Drs Thamren menyampaikan, menjadi seorang PNS punya tanggung jawab yang besar, harus disiplin dan taat terhadap aturan yang berlaku tidak melanggar undang-undang yang mengatur tentang disiplin PNS.

“Bekerja harus dengan maksimal tidak sekedar memakan gaji buta saja, apalagi seorang tenaga kesehatan sangat erat hubungannya dengan pelayanan terhadap masyarakat,” tutur Sekda Thamren.

Pihaknya menginginkan agar tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang baik, ramah tamah serta memberikan contoh agar masyarakat dapat terlayani dengan tanpa merasa tertekan bahkan terbaikan.

“Berbagai macam profesi masyarakat akan selalu dihadapi oleh tenaga kesehatan, jadi jangan pandang bulu dalam memberikan pelayanan, karena tujuan mereka untuk berobat bukan untuk meminta sesuatu dari kita,” ujar Sekda Thamren seraya mengingatkan kepada CPNS yang baru saja diberikan SK.

“Oleh karena itu, jagalah gaji yang kita dapat agar menjadi sesuatu yang halal, bekerjalah sesuai dengan kewajiban. Karena tugas PNS disamping digaji juga memberikan pengabdian terhadap tugasnya,” demikian sambung Thamren. (Rizal)

To Top