Layanan Publik

Tangani Berita Hoax, Menkominfo Ingatkan Perusahaan Media Sosial

Rudiantara

ACEHTERKINI.COM | Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengingatkan perusahaan teknologi penyedia media sosial agar segera menangani penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian. Dia juga menyatakan, tak segan-segan menindak perusahaan yang tak tanggap.

Peringatan tersebut Rudiantara lakukan lantaran upaya pemblokiran dinilai tak cukup menahan hoax yang menjamur. Facebook adalah salah satu penyedia konten atau platform media sosial yang disorot karena terkait dengan banyak kasus konten negatif.

“Memblokir itu fokusnya bukan hanya kepada yang punya akun Facebook, tapi ke penyelenggaranya,” ujar Rudiantara usai sebuah diskusi di gedung Galeri Nasional, Gambir, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017.

Pemblokiran platform, menurut Rudiantara, bukan pilihan pertama pemerintah, mengingat banyaknya fungsi positif media sosial di era modern. Namun, hal itu menjadi urgensi ketika penyedia abai terhadap situasi yang terjadi di Indonesia.

“Tidak ada intensi pemerintah untuk memblokir, tapi penyedia plaltform juga harus peduli dengan kondisi Indonesia. Itu yang kami minta,” ujar Rudiantara.

Pendekatan yang tegas menurut dia sudah diterapkan oleh banyak negara, di mana pemerintah dan parlemennya setuju memberikan sanksi pada penyedia media sosial yang dianggap bermasalah. “Kalau di Indonesia tidak ada niatan untuk menutup platform, tapi kalau sudah keterlaluan, kita akan tutup,” kata Rudiantara.

Tempo

To Top