Layanan Publik

Supir Dites Urine, 3.800 Bus di Aceh Siap Layani Mudik

Foto | dok. acehterkini

ACEHTERKINI.COM | Sedikitnya ada 3.800 unit bus AKAP dan AKDP yang layak jalan siap melayani arus mudik dan arus balik lebaran di Provinsi Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh melalui Kepala Bidang Angkutan Darat, Nizarli mengatakan, selain bus AKAP dan AKDP, pihaknya juga menyediakan Bus Damri untuk membackup kekurangan armada.

“Setelah kita berkoordinasi dengan Organda, jumlah armada yang melayani mudik cukup. Tapi kita tetap menyediakan 10 unit Damri untuk cadangan pada H-1 lebaran nanti,” kata dia, Jumat (16/6/2017).

Dari 3.800 unit bus itu, 600 unit adalah bus besar yang melayani antar provinsi. Sedangkan 3.200 unit lagi adalah mini bus jenis L-300 yang akan melayani mudik dalam provinsi.

Penumpang yang hendak mudik dan balik lebaran nanti dihimbau agar menggunakan angkutan umum yang resmi yang sudah ditempel stiker angkutan lebaran. “Jika terjadi terjadi kecelakaan maka klaim asuransinya lebih mudah. Jadi jangan naik kenderaan yang tidak resmi atau angkutan plat hitam,” ujar Nizarli kepada acehterkini.

Terkait dengan harga tiketnya, Nizarli memastikan tidak lagi berlaku Tuslah atau kenaikan harga. Ini sangat tergantung pada jumlah penumpang nanti. Pihak perusahaan akan memberlakukan harga atas dan harga bawah plus 20 persen.

“Artinya kalau harga tiket Rp200.000 boleh dinaikkan menjadi Rp220.000 kalau banyak penumpang, tapi boleh juga dikurangi menjadi Rp180.000 kalau minim penumpang, bisa saja naik dan bisa saja harganya turun,” terang Nizarli.

Untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan dan menjaga kondisi mudik aman dan terkendali, Dinas Perhubungan Aceh bekerjasama dengan Polda Aceh dan Jasa Raharja akan melakukan tes urine kepada seluruh supir bus AKAP dan AKDP. “Waktunya dirahasiakan, kita akan ambil sample. Lokasinya di terminal dan di SPBU,” demikian Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Aceh, Nizarli. [Edi]

 

To Top